Modus

Pelaku Bentrok Bumi Ratu Nuban, Mando Ruben Nainggolan Divonis 22 Bulan

Sidang kasus bentrok di Bumi Ratu Nuban, Lampung Tengah, di Pengadilan Negeri Tanjung Karang, Bandar Lampung/TN/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Peristiwa bentrok di Bumi Ratu Nuban, Lampung Tengah pada September 2018 lalu, kembali berlanjut proses persidangannya.

Dalam persidangan, Mando Ruben Nainggolan dihadirkan sebagai terdakwa, yang didakwa telah menganiaya Mody Erent Palapa, menantu dari Sukarji, sang pelaku pembunuhan Alwi, yang hilang nyawa lantaran perkara ganti oli.

Dalam peristiwa yang berkembang menjadi bentrok antar kampung tersebut, terdakwa bersama Ijul yang kini berstatus buronan pihak kepolisian, bersama-sama mengeroyok korban dengan tangan dan batu, hingga korban mengalami luka robek di kepala bagian kiri, sehingga korban harus dilarikan ke rumah sakit.

Baca Juga:  Buruh Bumi Ratu Nuban Didakwa 5 Tahun Penjara

“Dengan putusan pidana penjara yang selama 1 tahun 10 bulan, yang juga terbukti telah melanggar pasal 1-70 ayat 1 KUHpidana tentang penganiayaan secara bersama-sama,” kata Hakim Ketua Suruno, Selasa (6/8).

Vonis yang dijatuhkan oleh hakim ini lebih ringan dari tuntutan jaksa yang dibacakan pada sidang sebelumnya, yang menuntut terdakwa dengan hukuman penjara dua tahun lamanya.(TN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top