Iklan
Pendidikan

Peduli Lingkungan jadi Budaya SDN 2 Pangenjurutengah

Sulastri S.pd, Kepala Sekolah Dasar Negeri 2 Pengenjurutengah/MAS

PURWOREJO – SDN 2 Pangenjurutengah, yang terletak di Gang Sitanjung Rt 1 Rw 3, Kelurahan Pengenjurutengah, Purworejo, adalah salah satu Sekolah Adiwiyata yang ada di Kabupaten Purworejo.

Dengan total 148 murid, SDN 2 Pangenjurutengah, telah ditetapkan sebagai Sekolah Adiwiyata sejak 2017, dan tepat di bulan Mei tahun 2019, masuk sebagai nominasi Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi.

Adiwiyata, adalah salah satu program Kementrian Lingkungan Hidup dalam upaya rangka mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dahulu dalam upaya pelestarian lingkungan hidup.

Dalam program ini diharapkan setiap warga sekolah dapat ikut terlibat dalam kegiatan sekolah menuju lingkungan yang sehat dan menghindarkan dampak lingkungan yang negatif.

Baca Juga:  Sekolah Swasta di Bandar Lampung Terancam Tutup karena Kekurangan Siswa

Dengan prestasi yang diperoleh SDN 2 Pangenjurutengah, hal itu tidak lepas dari campur tangan pihak sekolah, komite, wali murid dan juga warga lingkungan sekolah.

Sulastri S.pd, selaku Kepala Sekolah Dasar Negeri 2 Pengenjurutengah, menyampaikan, bahwa SDN 2 Pangenjurutengah, menggelar pentas seni dan juga fashion show dari barang bekas seperti plastik koran dan lain-lain.

Pentas seni tersebut juga dalam rangka memperingati HUT RI ke-74.

Kata dia, pentas seni dan fashion show dengan tema ‘Kita ciptakan pembiasaan peduli terhadap lingkungan dan cinta tanah air’ adalah respon apresiasi dari kegiatan rutin para siswa sejak tahun 2017 silam dalam menerapkan Sekolah Adiwiyata.

Adapun hasil dari itu pula tingkat kesehatan siswa, prestasi dan lainnya meningkat.

Baca Juga:  Menengok Kampung Tertib Lalu Lintas Desa Sidomulyo Purworejo

pendidikan Adiwiyata pun masuk dalam pelajaran sejak kelas 1, seperti mengenal tanaman obat-obatan, sayur-sayuran bercocok tanam dan mengolah limbah sampah.

“Disini ada kegiatan ke sekolah membawa sampah. Dimana anak-anak membawa sampah kering yang dapat di daur ulang. Sampai sekolah sampah diambil oleh pihak ketiga untuk diuangkan. Uang yang diperoleh nantinya di masukkan dalam kas paguyuban kelas,” kata Sulastri, Rabu (21/8).

Sementara itu, Yoga Rereh Trisnanti S.pd, salah satu Tim Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten, menyatakan, Sekolah Adiwiyata pastinya akan menjadikan generasi kita sebagai generasi yang unggul, sehat jasmani dan rohani.

Sedangkan Selamet widodo S.pd, sebagai komite, ikut mendukung, dan berharap bisa dicontoh oleh masyarakat lingkungan sekitar, agar menjadikan lingkungan yang sehat di sekolah dan di rumah.(MAS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top