Iklan
Uncategorized

Paslon Arinal Djunaidi – Chusnunia Chalim, Kembali Berulah

Sembako, tupperware, dan kalender bergambar Arinal Djunaidi – Chusnunia Chalim, saat pengajian di Kampung Gelombang Panjang, Kasui, Way Kanan/Suluh

BANDARLAMPUNG – Tim pemenangan pasangan calon gubernur – wakil gubernur nomor urut tiga diindikasi kembali intens membagikan, buku yasin, tupperware dan kalender bergambar Arinal Djunaidi – Chusnunia Chalim, saat pengajian di kampung Gelombang Panjang, Kasui, Way Kanan untuk menarik simpati masyarakat Way Kanan saat pilgub 27 Juni 2018.

Meski pembagian ini semakin gencar, namun sebagian masyarakat menolak untuk menerima pemberian tersebut. Karena secara tidak langsung, melalui pemberian itu mengajarkan masyarakat untuk mengamini berpolitik uang.

Salah satu warga setempat, Deni Ribowo, sangat menyesalkan atas tindakan berpolitik yang tidak mendidik masyarakat dengan dugaan dilakukan oleh paslon nomor urut tiga tersebut. Karena melakukan pembagian itu yang diduga bertujuan untuk mempengaruhi pemilih dengan cara memberikan sesuatu kepada masyarakat.

Baca Juga:  Wagub Pimpin Apel Besar Hari Pramuka di Lampung Barat

“Untuk panwas Way Kanan segeralah bertindak cepat dan lakukan proses rekomendasi atau sanksi untuk diberikan kepada tim pemenangan paslon tersebut,” kata dia, Jumat (2/3).

Selain itu, cara – cara seperti itu, ia berpendapat akan menciderai proses berdemokrasi di Lampung.

”Saya pikir proses berdemokrasi di Lampung sangat cukup baik. Kemudian, atas ulah ambisi atau kecurangan ini, proses demokrasi pilgub dinodai oleh tangan kotor yang dilakukan oleh oknum dengan cara tersebut,” ungkapnya.

“Saya juga mengimbau untuk tim paslon nomor urut 1, Ridho dan Bachtiar untuk terus waspada dari hal-hal kecurangan dilakukan oleh paslon lain,” ungkapnya.

Selain itu, ia mengapresiasi panwas Kecamatan Kasui dan Way Kanan yang bisa bergerak cepat untuk melakukan pengawasan dalam menjalankan tupoksinya.

Baca Juga:  Way Kanan Tempati Posisi III di MTQ ke-47 Tingkat Provinsi Lampung

“Kami (masyarakat) akan mengawal persoalan ini sampai tuntas dan bisa dibuktikan bahwa kecurangan itu tidak boleh terjadi lagi di Way Kanan maupun kabupaten/kota se-Bumi Ruwa Jurai,” pungkasnya.(AD)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top