Modus

Pasca Viral, Geng Motor Pamer Senjata Tajam Berhasil Diringkus

Tangkap layar video geng motor bersenjata tajam berkeliaran di Bandar Lampung/@ferdibeng

Suluh.co – Kurang dari 24 jam, Satreskrim Polresta Bandar Lampung, berhasil meringkus enam dari 20 pelajar bersenjata tajam pasca video viral yang belakangan beredar di media sosial TikTok serta Instagram.

Enam pelajar yang tercatat sebagai siswa di SMKN 2 Bandar Lampung, SMKN 6 Bandar Lampung, serta SMK 2 Mei Bandar Lampung, diringkus pada Rabu (10/2) malam kemarin, di masing-masing kediaman pelaku.

Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Resky Maulana, mengatakan, saat ini pihaknya masih akan melakukan penyelidikan terhadap beberapa kasus kekerasan yang terjadi di antasari untuk membuktikan ada keterlibatan dari para pelajar ini atau tidak.

Baca Juga:  Perusahaan di Bandar Lampung Wajib Pekerjakan Penyandang Disabilitas

Selain itu, terungkap juga motif para pelajar ini berkonvoi dengan memamerkan senjata tajam yakni akan melakukan penyerangan terhadap para pelajar di SMKN 5 Bandar Lampung.

“Kami sudah berkordinasi dengan pihak sekolah masing masing pelajar dan juga Dinas Sosial Bandar Lampung,” ujar Kompol Resky Maulana, Kamis (11/2).

Satreskrim Polresta Bandar Lampung, berhasil meringkus enam dari 20 pelajar bersenjata tajam pasca video viral yang belakangan beredar di media sosial TikTok serta Instagram/TOM

Sementara untuk penyebar atau pengunggah video di akun TikTok dengan ID @ferdibeng masih dalam pencerian petugas.

“Dari beberapa anak yang sudah kita identifikasi ada enam orang, sementara sisanya kita mintakan orang tua untuk dapat menghadirkan ke Polresta,” katanya.

Baca Juga:  Polres Mesuji Bekuk Bandar Narkoba di Rawajitu Utara

Ditempat yang sama, Waka Kesiswaan SMKN 6 Bandarlampung, Eko sumardi, mengatakan, para siswa yang terlibat dalam video akan diberikan sanksi tergantung hasil penyelidikan di dewan sekolah.

Eko mengaku, SMKN 6 Bandar Lampung telah memberlakukan sistem poin bagi siswa yang melanggar aturan.

“Ada poinnya, bila habis, siswa yang bersangkutan bisa dikeluarkan dari sekolah,” tukasnya.

Hingaa saat ini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap 14 pelajar lainnya.

Polisi juga meminta untuk pihak keluarga membujuk para pelajar yang mencoba bersembunyi untuk dilakukan pemeriksaan.

 

Reporter : Tommy Saputra 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top