Daerah

Pasca Tertahan di Gerbang Tol Sidomulyo, Keluarga Pasien dan PT HK Tuai Simpati

Kepala Cabang Ruas Tol Terbanggi Besar-Bakauheni, Hanung Hanindito/TOM

Suluh.co – Viralnya  satu keluarga tertahan di Gerbang Pintu Keluar Tol Sidomulyo, Lampung Selatan, PT Hutama Karya Ruas Tol Ruas Tol Terbanggi Besar-Bakauheni, memberikan klarifikasi.

Bahwa apa yang dilakukan sesuai dengan peraturan yang berlaku dimana satu kartu akses gerbang tol tidak bisa digunakan untuk dua kendaraan.

Serta adanya denda yang ditetapkan merujuk pada PP Nomor 15 Tahun 2005 tentang jalan tol.

Kepala Cabang Ruas Tol Terbanggi Besar-Bakauheni, Hanung Hanindito, menjelaskan, bahwa peristiwa pada Minggu (14/2) lalu, rombongan kendaraan yang terdiri dari Minibus Hyundai dan Minibus Carry dengan nopol BE 1802 BO melintas di Tol Bakter, dengan masuk melalui Gerbang Tol Lematang dengan menggunakan 1 kartu uang elektronik yang sama, dan keluar tol melalui GT Sidomulyo.

Baca Juga:  Izin HGU Selesai, PT Darma Agrindo Di Demo Petani

Namun, yang berhasil keluar dengan melakukan transaksi normal hanya kendaraan pertama, yakni Minibus Hyundai. Sedangkan kendaraan kedua, Minibus Carry tidak dapat menunjukkan bukti tanda masuk jalan tol pada saat keluar, sehingga kendaraan dikenakan denda sebesar Rp566 ribu, dengan dikenakan denda dua kali tarif jarak terjauh.

“Tentang adanya penumpang yang sakit petugas telah mempersilahkan untuk meninggalkan gerbang menuju rumah sakit, namun para penumpang kendaraan menolak,” papar Hanung Hanindito, kemarin.

Namun, sambung dia, untuk kartu yang bisa digunakan oleh dua kendaraan, pihaknya akan segera memeriksa kesalahan sistem pada transaksi kartu tersebut.

Sebelumnya, satu keluarga tertahan di Gerbang Pintu Keluar Tol Sidomulyo, Lampung, menjadi perhatian publik.

Baca Juga:  Disdukcapil Pesawaran Jemput Bola untuk Perekaman E-KTP

Bahkan, sejumlah donatur memberikan sumbangan uang untuk membayarkan denda agar kendaraan yang diketahui hendak mengantar keluarganya yang akan berobat alternatif bisa keluar gerbang tol.

 

Reporter : Tommy Saputra

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top