Daerah

Pasca Ambruk, Polres Tanggamus Pasang Rambu Peringatan di Jembatan Way Lunik

Polres Tanggamus, pasang rambu peringatan disekitar Jembatan Way Lunik, pasca ambruk beberapa waktu lalu/MH/Suluh

TANGGAMUS – Pasca ambrolnya jembatan di Pekon Kubu Langka, Pedukuhan Way Lunik, Kecamatan Cukuh Balak, Kabag Ops Polres Tanggamus, Kompol Bunyamin dan Kasat Lantas AKP Dade Suhaeri, meninjau langsung ke lokasi, Sabtu (29/9).

“Saat ini, jembatan masih dalam proses perbaikan. Untuk sementara kendaraan bisa melewati jalan alternatif di bawah jembatan,” terang Kabag Ops Kompol Bunyamin melalui via telpon.

Kasat Lantas AKP Dade Suhaeri, menambahkan guna mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, di tempat tersebut telah dipasang rambu peringatan dan banner pemberitahuan.

“Untuk sementara kita pasang banner himbauan guna mengatisipasi terjadinya hal yang tidak diiinginkan,”ungkap AKP Dade Suhaeri.

Baca Juga:  Ruang Kelas SDN Karang Mulya Ambruk, DPRD Sebut Disdikbud Lampura Kurang Perhatian  

Diketahui, Jembatan Way Lunik yang ambrol pada Selasa (25/9), sekitar pukul 20.30 WIB, saat dilintasi kendaraan bermuatan material pasir dan besi yang akan digunakan membangun Masjid di pekon Kubulangka.

Upaya perbaikan juga telah dilaksanakan pihak-pihak terkait termasuk gotong royong masyarakat. Menurut Camat Cukuh Balak Rusdi, bahwa kegiatan gotong royong ini dilakukan warga setempat. pembangunan jembatan ini juga telah mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah melalui Dinas PUPR Tanggamus.

“Warga sudah mulai sejak pagi untuk membuat jembatan darurat di Way Lunik dan material mendapatkan bantuan pemkab,” terang rusdi Rusdi, kemarin, Jumat (28/9).

Lebih lanjut Rusdi mengatakan, saat kejadian tersebut, tim gabungan pemerintah daerah, terdiri dari Dinas PUPR, Dinas Perhubungan dan BPBD Tanggamus mendatangi lokasi. Dikarenakan ini bukan disebabkan oleh bencana alam maka penanganannya diserahkan kepada Dinas PUPR.

Baca Juga:  Pemkab Mesuji Terima Bantuan Pengembangan Kawasan Perdesaan Senilai 3,5 Miliar

“Setelah mendapat persetujuan dari bupati maka Dinas PU langsung bertindak untuk membuat jembatan darurat,” jelasnya

Material bantuan untuk pembangunan jembatan darurat ini masih akan menggunakan batang kepala. Sementara saat ini warga dapat melintas melalui jalur alternatif yang dibuat warga tidak jauh dari jembatan Way Lunik.

“Ada jalan alternatif yang dibuat warga melewati sungai Way Lunik. Baik kendaraan roda dua atau empat bisa melintas,” terang Rusdi.

Rusdi menambahkan, memang sebelumnya ada jembatan permanen di lokasi ini. Pembangunannya dilakukan ketika Kabupaten Tanggamus masih menjadi bagian Lampung Selatan. Karena usianya yang sudah tua sehingga besi penyangga jembatan telah berkarat.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Tanggamus, Riswanda Djunaidi, mengatakan jika pembangunan jembatan ini menjadi prioritas pada tahun anggaran 2019.

Baca Juga:  Dibantu Warga, Polisi Tangkap Pelaku Curanmor Hingga ke Gunung

“Tahun depan jembatan akan dibuat permanen. Di akses Cukuhbalak-Kelumbayan hanya jembatan ini yang belum mendapatkan penanganan,” pungkasnya.(SB/CD)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top