Politik

Panwaslu Tanggamus Sosialisasikan Pelanggaran Alat Peraga Kampanye

Jelang masa kampanye pada 15 Februari-23 Juni mendatang, Panwaslu Kabupaten Tanggamus menyosialisasikan pencegahan pelanggaran berupa Alat Peraga Kampanye (APK)/Candra

TANGGAMUS – Jelang masa kampanye pada 15 Februari-23 Juni mendatang, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tanggamus menyosialisasikan pencegahan pelanggaran berupa Alat Peraga Kampanye (APK) kepada Liaison Officer (LO), tim sukses, serta partai pengusung calon bupati dan wakil bupati Tanggamus, Senin (12/2).

Ketua Panwaslu Tanggamus, Dedi Fernando, menyampaikan APK yang boleh dipasang pada masa kampanye yaitu APK yang telah difasilitasi oleh KPU, baik itu dari segi jumlah, ukuran maupun jenis APK yang akan dipasang.

“Intinya, sosialisasi ini adalah untuk memberikan informasi, bahwa APK paslon bupati dan wakil bupati yang saat ini masih terpasang harus segera ditertibkan, dan diharapkan ini diikuti oleh semua tim sukses masing-masing paslon tingkat kecamatan hingga pekon,” kata Dedi Fernando, Senin (12/2).

Baca Juga:  Libatkan Anak Dibawah Umur, Kasus Kampanye Mustafa Dilimpahkan ke KPAI

Apabila masih terdapat APK yang di luar ketentuan yang telah ditetapkan oleh KPU, maka dikenakan sanksi administrasi.

Panwas akan mengirim surat kepada paslon agar segera ditertibkan, dan apabila surat tersebut tidak diindahkan maka Panwas akan berkoordinasi dengan Satpol PP untuk menertibkannya.

“Terkait dengan sanksi APK, yang tidak sesuai dengan peraturan KPU yakni teguran tertulis dan penurunan APK hanya itu saja, akan tetapi jika ada temuan APK yang menyalahi aturan maka ada sanksi yang lainnya. Namun, dalam hal ini kita fokus pada APK yang memang telah ditetapkan oleh KPU itu yang harus ditaati,” ujarnya.

Adapun APK yang telah ditetapkan dan dibuat oleh KPU jenisnya ialah baliho atau billboard dengan ukuran 3 X 5 m dicetak oleh KPU sebanyak delapan buah per kabupaten, lalu umbul-umbul per kecamatan ditetapkan oleh KPU sebanyak 30 buah per kecamatan sedangkan spanduk setiap pekon hanya tiga.

Baca Juga:  Demokrasi di Lampung Mati Akibat Politik Uang, Rakyat Lampung Ketuk Pintu Langit

“Kita harapkan kesepakatan yang telah ditandatangani oleh masing-masing LO kedua paslon tersebut disepakati, sehingga pemilukada Kabupaten Tanggamus ini dapat berjalan dengan lancar dan tidak ada hambatan. Dan terkait dengan spanduk yang belum selesai kontrak tetap akan ditertibkan, begitu juga yang terpasang pada kendaaraan kita koordinasikan dengan Satpol-PP dan dinas terkait,” tandasnya.(SB/CD)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top