Politik

Panwas Layangkan Surat Pemanggilan ke Mantan Bupati Tuba

Ilustrasi

TULANG BAWANG – Panwascam Menggala akan menindaklanjuti dugaan kampanye terselubung yang dilakukan oleh mantan Bupati Tulang Bawang Hanan A Rozak, yang mengumpulkan Kakam/Kepalo Tiyuh se-Tulangbawang Barat, pada Jumat (18/5) lalu.

Anggota Panwascam Menggala, Heri, menjelaskan pihaknya sudah menyiapkan berita acara yang akan diteruskan kepada Panwaskab terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Hanan.

Namun, sebelum berita acara diserahkan ke Panwaskab pihaknya terlebih dahulu akan melayangkan  surat panggilan resmi terhadap Hanan guna dimintai keterangan atau klarifikasi.

“Sewaktu kejadian Hanan membantah tudingan dirinya melakukan kampanye terselubung, Hanan mengaku pertemuan dirinya dengan seluruh kepalo tiyuh se-TBB, di kolam pemancingan bertujuan untuk sosialisasi dirinya hendak maju sebagai bakal calon DPRD Provinsi Lampung. Nah, pengakuan tersebut harus dimuat dalam berita acara yang akan diteruskan kepada pihak Panwaskab,” terang Heri, Minggu (20/5).

Baca Juga:  Kampanye Arinal Nunik Undang Artis Hingga Anak Dibawah Umur

Berita acara tersebut, lanjut Heri, dilengkapi dengan bukti-bukti dokumentasi berupa foto, dan video.

“Pertemuan antara Hanan dengan Kepalo Tiyuh berlangsung tidak lama karena keburu kami datang, saat itu juga langsung bubar. Dan Hanan pada kesempatan tersebut menjelaskan jika dirinya hanya sosialisasi pencalonan sebagai anggota DPRD Provinsi dapil TBB, dan Tuba,” ujarnya.

Sementara di tempat yang sama, Divisi Penindakan Panwascam Menggala, Yongky,  menjelaskan informasi pertemuan Hanan dengan kepalo tiyuh se-TBB didapat olehnya dari masyarakat.

“Masyarakat meminta kami agar segera mendatangi kediaman mantan bupati tersebut karena diduga tengah melakukan kampanye terselubung. Sewaktu tiba di lokasi, benar ada pertemuan Hanan dengan kepalo tiyuh, namun Hanan berkilah pertemuan tersebut hanya sosialisasi kepentingan pribadi dirinya,” ucapnya.

Baca Juga:  Mantan Perangkat Desa di Tubaba Serukan Pilih Ridho-Bachtiar

Saat itu juga Panwascam Menggala meminta agar pertemuan tersebut dibubarkan guna menghindari upaya-upaya pelanggaran lainya.

“Semua kejadian dari awal sampai akhir kami dokumentasikan, dan akan segera kami serahkan kepada pihak Panwaskab,” pungkasnya.(MR)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top