Iklan
Politik

Pansus Politik Uang Tayangkan Video Barlian Mansyur, Hingga Sebut Nama Purwanti Lee

Penayangan video pengakuan Barlian Mansyur, pada hearing Pansus Money Politik DPRD Provinsi Lampung, Bersama Ombudsman, KIPP Dan Media Massa Di Ruang Rapat Komisi DPRD Provinsi Lampung/AR

BANDAR LAMPUNG – Meski saksi kunci politik uang Barlian Mansyur tidak memenuhi pemanggilan, panitia khusus (Pansus) politik uang DPRD provinsi Lampung, tetap menayangkan video pengakuan politisi Partai Golkar Kota Bandar Lampung tersebut sebagai bagian dari tim sukses Arinal Djunaidi – Chusnunia Chalim yang diindikasi melakukan praktik politik uang di Pilgub Lampung 27 Juni 2018 lalu.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar pansus politik uang DPRD provinsi Lampung, bersama Ombudsman, Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP), dan media massa tersebut, pengakuan yang dilontarkan Barlian Mansyur dalam video berdurasi sekitar delapan menit itu terungkap skema pembagian sejumlah amplop di Bandar Lampung, khususnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dekat kediaman Arinal Djunaidi.

Baca Juga:  Nunik Enggan Tandatangani Prasasti Tragedi Talangsari

Bahkan, dalam video tersebut Batin sapaan akrab Barlian Mansur ini sempat menyebut beberapa nama, seperti Ketua DPD II Partai Golkar Bandar Lampung, Yuhadi, Muhidin, Armen hingga Ibu Purwanti Lee (Bos PT. SGC).

Ketua Tim Pansus Pembahasan politik uang DPRD Lampung, Mingrum Gumay, menyampaikan, bahwa pihaknya akan kembali memanggil Barlian Mansur dan beberapa nama yang disebutkan dalam video tersebut, di antaranya Yuhadi, Armen, Muhidin hingga Purwanti Lee.

“Kita akan undang seluruh nama yang disebutkan supaya cerita Barlian tadi ada tanggungjawabnya dan untuk mencari kebenaran dari keterangan video tersebut,” kata Mingrum, Rabu (25/7).

Selain itu, kata dia, video yang diputar belum bisa menjadi bukti, namun hanya sebagai petunjuk.

Baca Juga:  Ribuan Rakyat Lampung Kepung Kantor Gakkumdu, Tuntut Diskualifikasi Arinal-Nunik

“Ini menyangkut tindak pidana, makanya kita undang. Jika statement di video berbeda dengan di keterangan langsung, maka yang bersangkutan bisa dituntut,” katanya.

Sementara itu, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Lampung, yang juga anggota Pansus DPRD Provinsi Lampung Abdullah Fadli Auli, mengaku sepakat jika pansus memanggil seluruh nama yang disebut dalam video tersebut.

“Kita usulkan undang kembali (Barlian), karena bahasa yang disampaikan banyak sekali menyebut nama-nama orang seperti Muhidin, Yuhadi, Armen, hingga Lee. Biar bisa kenalan juga dan menanyakan korelasinya,” ucapnya.

Sementara itu, Politisi Partai Golkar Lampung, Ririn Kuswantari mengatakan jika video yang diputar tadi merupakan pengakuan sepihak.

“Dalam video tadi ada pengakuan sepihak dan ini perlu dibuktikan dengan berbagai tingkatan  termaksud usulan untuk memanggil semua orang yang disebut,”singkatnya.(AR)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top