Politik

Pansus Politik Uang Sebut Ketua Bawaslu Sengaja Melanggar UU Pemilu

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung Fatikhatul Khoiriyah/Net

BANDAR LAMPUNG – Panitia Khusus (Pansus) politik uang DPRD Provinsi Lampung, menduga Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung Fatikhatul Khoiriyah, dengan unsur kesengajaan  melanggar Undang – Undang (UU) dan peraturan penyelenggara pemilu saat digelarnya proses persidangan pilgub 27 Juni 2018, di Gakkumdu beberapa waktu lalu.

“Apabila dengan sengaja melanggar, berarti beliau (Fatikhatul Khoiriyah) telah melakukan tindak pidana. Jadi menurut hemat saya, patut diperiksa oleh DKPP,” kata Ketua Pansus DPRD Provinsi Lampung, Mingrum Gumay, saat menyambangi redaksi Suluh.co, Rabu (29/8).

Dalam Rapat Dengar Pendapat beberapa waktu lalu, terungkap bahwa orang nomor satu di lembaga pengawas pemilu Lampung ini tidak pernah mengajukan keberatan ke Bawaslu RI dan mundur sebagai ketua majelis persidangan.

Baca Juga:  Eva Dwiana Sebut Ketua Bawaslu Layaknya Ular Berbisa  

Karena secara De Facto kakak kandung ketua Bawaslu Lampung merupakan anggota DPR dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lampung Timur dan tim paslon nomor urut tiga Arinal Djunaidi  – Chusnunia Chalim.

Selanjutnya, Khoir sapaan akrab  Fatikhatul Khoiriyah juga dianggap tidak pernah mempublikasikan secara publik memiliki hubungan kekerabatan, pertalian darah atau hubungan lain kepada paslon atau tim paslon.

Oleh karena itu, sudah semestinya dan menjadi kewajiban ketua Bawaslu Lampung mengundurkan diri sebagai majelis dalam persidangan tersebut agar bisa menghasilkan putusan yang berintegritas.

“Bagaimana mungkin ketua Bawaslu mengurus perkara yang  notabene ada kakaknya yang tergabung dalam  tim Arinal Djunaidi sebagai pihak terlapor. Dan ini telah melanggar ketentuan tentang penyelanggaraan pemilu. Jadi apapun alasannya secara de fakto dia tidak pernah mengajukan keberatan itu dan tidak pernah mengajukan mundur sebagai ketua majelis persidangan itu. Oleh sebab itu integritas ketua Bawaslu Lampung ini patut dipertanyakan dan apabila dengan sengaja melanggar, berarti beliau telah melakukan tindak pidana,” ucapnya.(AR)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top