Daerah

“Pande Besi” Legendaris asal Loano, Produk Impor Rusak Pasar Lokal

Slamet Widodo/MAS

PURWOREJO – Pande Pacul Wojo Jero Widodo alamat Dusun Kerandegan, Desa Kalisemo, Kecamatan Loano adalah salah satu pande besi yang masih eksis hingga saat ini. Sudah turun-temurun usaha pande besi tersebut dijalankan.

Slamet Widodo, adalah generasi ke 4 menjalankan usaha pande besi tersebut, dengan fokus produksi membuat alat-alat pertanian, seperti pacul/cangkul arit linggis dan lain-lainnya.

Diceritakan bahwa awal mula pande besi didirikan pada tahuan 1975 oleh mbah Nursangit, kemudian dilanjutkan oleh Mbah Murjo, mbah Kartodinomo hingga sampai dirinya.

Di era globalisasi seperti sekarang, para pengrajin alat pertanian tradisional atau daerah, mengeluhkan adanya produk impor yang masuk. Sehingga daya saing penjualan sangat berat.

Baca Juga:  Jupe Purworejo Peringati Hari Kartini

“Padahal pacul daerah kualitasnya berani bersaing,” ucapnya.

Kembali bicara soal harga, dirinya meminta pemerintah agar membantu alat produksi agar mengurangi ongkos agar bisa menjual dengan harga yang dapat bersaing pula.

“Dulu pernah dibantu pemerintah alat blower, namun tenaga untuk menempa masih manual, kami harapkan juga ada bantuan alat tempa,” harapnya.

Saat ini pande besi pak Slamet Widodo masih menggunakan tenaga manual, dalam satu bulan bisa produksi kurang lebih 300 barang dengan penjualan di Yogyakarta, Muntilan, Jepara hingga luar Jawa jika ada pesanan.

Desa Kalisemo sendiri terkenal dengan Desa pande besi, dulu kurang lebih ada 13 sentral pande besi di desa tersebut, namun saat ini hanya tersisa 8 sentral yang masih produksi.(Mahestya Andi)

Baca Juga:  TDM Bagikan Kurban Hingga ke Way Muli Kalianda
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top