Politik

PAN Bandar Lampung Target 10 Kursi, Hingga Deklarasi Capres Untuk Zulkifli

Rapat kerja daerah (rakerda), menghadapi pemilu 2019, di kantor DPD PAN Kota Bandar Lampung/AR

BANDAR LAMPUNG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bandar Lampung, menargetkan 10 kursi di pileg 2019 dan meminta Zulkifli Hasan, Ketua DPP partai berlambang matahari terbit ini untuk maju sebagai capres pada pilpres mendatang.

“Target kita meraih 10 kursi DPRD kota Bandar Lampung di Pileg 2019 mendatang. Jadi semua harus bekerja keras,” kata Ketua DPD PAN Kota Bandar Lampung, Wahyu Lesmono saat menyampaikan sambutannya di rapat kerja daerah (rakerda) untuk menghadapi pemilu 2019 di kantor DPD PAN Kota Bandar Lampung, Minggu (15/4).

Anggota DPRD kota Bandar Lampung ini menyampaikan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap PAN luar biasa, sehingga pihaknya siap merekrut 100 ribu kader untuk menghadapi pemilu 2019.

Selain itu, pihaknya juga menginginkan agar Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan mencalonkan diri sebagai Presiden Republik Indonesia.

Baca Juga:  Pasangan Arinal-Chusnunia Tidak Tercantum Dalam Surat Keputusan Rekomendasi Partai Golkar

Keinginan ini ditandai dengan ikrar pemberian dukungan dari kader PAN kota Bandar Lampung, yang dibacakan didepan Ketua DPW PAN Lampung Zainudin Hasan, dan para tamu undangan.

“Pertama, mensuskeskan pilgub Lampung periode 2019-2024. Kedua, mensuskeskan pileg 2019. Ketiga, mensuskeskan pilpres 2019-2024, dan meminta saudaraku Zulkifli Hasan maju sebagai calon Presiden Republik Indonesia. Ikrar ini ditetapkan di Bandar Lampung hari ini,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPW PAN Lampung Zainudin Hasan, dalam sambutamnya meminta kegiatan Rakerda ini untuk mengevaluasi kinerja kader secara keseluruhan.

“Jangan semangat besar, kemauan besar saja, tetapi tidak ada kemampuan. Jadi jangan ada lagi saling fitnah atay menjelekan satu sama lain,” katanya

Bupati Lamsel ini meminta agar para kader memfokuskan diri untuk mencapai target kursi di pileg mendatang.

“Target boleh 12 atau 50 itu tidak ada masalah, tapi harus rasional, dilihat dari latar belakang dan pendidikan serta pergaulannya di lapangan. Artinya ketika dia berbicara banyak orang senang. Karena belum tentu ketika orang pidato banyak yang senang, ada juga yang belum berbicara saja, orang senang,” katanya.

Baca Juga:  Kamis, Bawaslu Lampung Disidang Perihal Pelanggaran Kode Etik

Selain itu, menanggapi permintaan DPD PAN Kota Bandar Lampung, yang meminta  kakaknya agar menjadi Capres, ia memberikan gambaran syarat maju sebagai calon Presiden adalah 20 persen kursi.

“Kursi DPR PAN di pusat hanya 8 persen dan kurang 12 persen, sehingga  harus berkoalisi untuk maju capres,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia meminta kader DPD PAN kota Bandar Lampung untuk memasang banner atau spanduk yang kemudian dipasang dirumah setiap kader tersebut.

“Jangan ragu untuk perang, karena itu yang harus kita capai. Jika PAN kedepan sudah bisa masang didepan rumah, sekarang ada berapa kader PAN di Kota, Ketua Sekretaris dan kader, by name by adress, nah begitu cara menghitungnya dicatat berapa kader, dari situ bisa dilihat target tercapai,” ungkapnya

Baca Juga:  Pasca Pelantikan, Fraksi PKS DPRD Lampung Mulai Bergerak

“Saya marketing bisnis, jadi saya tahu bagaimana mengenalkan dan mempengaruhi masyarakat. Kemudian, masing-masing caleg tidak perlu paksakan sendiri mencari relawan, cukup laporkan dimana saja yang kurang, jika kurang duit laporkan ke DPW kita bantu, karena kita mau perang, jadi harus menang,” tegasnya lagi.

Dari sana, menurutnya, bisa dilihat masukan dari masyarakat tentang Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan dalam  pencapresan 2019.

“Apa masukan dari masyarakat,  dengarkan masukan mereka, ketika  masyarakat  memang menginginkan, maka goal nya akan tercapai, “pungkasnya.(AR)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top