Iklan
Modus

Pamen Polda Lampung Kepergok Warga Indehoi

Home stay (kost-kostan) di Kampung Kelapatiga, Kemiling, Bandar Lampung/TS/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Lampung, memeriksa AKBP RLH terkait dugaan pelanggaran kode etik.

Kasubdit Dokkes Polda Lampung itu kedapatan oleh belasan warga tengah bersama wanita yang bukan istrtinya pada home stay (kost-kostan) di Kampung Kelapatiga, Kemiling, Bandar Lampung, jelang perayaan tahun baru 2019 lalu.

Kasubit  Waprov Bid Propam Polda Lampung AKBP M. Marmin, turut membenarkan. Pihaknya mengaku telah melakukan pemeriksaaan terhadap AKBP RLH berikut empat saksi terkait dugaan pelanggaran kode etik.

“Selanjutnya jajaran Bid Propam Polda Lampung akan melanjutkan proses berikutnya yaitu sidang kode etik dengan menghadirkan yang bersangkutan dan alat bukti pendukung lainnya,” ungkap AKBP M. Marmin, Selasa (8/1).

Baca Juga:  Yustin Ficardo Buka Wedding Expo 2018 Novotel Lampung

AKBP M. Marmin mengungkapkan, bahwa dugaan pelanggaran oleh yang bersangkutan bukan kali ini saja. Sebelumnya, Bid Propam juga menerima laporan soal sangkaan pelanggaran serupa.

Sementara itu, Ketua RT Kampung Kelapa Tiga, Erfendi Sasmita, juga membenarkan bahwa beberapa warganya  memergoki oknum tersebut.

“Saya tak mengetahui secara rinci kronologis penggerebekannya karena ketika itu dia (AKBP RLH) tengah menjalani pemilihan ketua RT,” kata Erfendi.

Diketahui, rumah yang diduga telah terjadinya tindakan penggerebekan tersebut adalah sebuah rumah indekost dengan nama “Hammi Griya” yang merupakan kepemilikan AKBP RLH.

“Ya kalau Griya itu emang punya dia. Beroperasi sudah 5 tahun lebih. Kalau saya sama pemiliknya jarang ketemu mungkin beliau sibuk, tapi kalau dulu saya lebih sering berkomunikasi dengan penjaganya” tukasnya.(TS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top