Pendidikan

Palsukan Data Zonasi 17 SMA Negeri, 200 Wali Murid Bandar Lampung Bakal Dipidanakan

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)/Net

BANDAR LAMPUNG – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandar Lampung, menemukan lebih dari 200 dokumen kependudukan yang diduga sengaja dipalsukan.

Dokumen kependudukan diduga dipalsukan orang tua wali calon siswa yang digunakan sebagai syarat pendaftaran siswa jalur zonasi.

Dokumen palsu kependudukan tersebut, ditemukan di 17 SMA Negeri se-Bandar Lampung.

Kepala Disdukcapil Kota Bandar Lampung, A. Zainudin, menjelaskan, verifikasi dokumen calon siswa ini atas permintaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung dan berlangsung sejak Jumat hingga Minggu (21/6)  kemarin.

“Hasil verifikasi faktual selama tiga hari, Disdukcapil menemukan dokumen kependudukan tidak valid yang terdapat unsur kesengajaan,” katanya, Senin (22/6).

Baca Juga:  Kak Seto Isi Konten Mendidik Anak di UIN Raden Intan

Orang tua wali calon siswa sengaja memalsukan alamat dokumen kependudukan yang tidak sesuai dengan database disdukcapil.

Disdukcapil juga menemukan adanya dokumen kependudukan yang diterbitkan kurang dari satu tahun sejak PPDB dibuka pada 18 Juni 2020.

“200 lebih dokumen palsu calon siswa jalur zonasi telah diberikan kepada masing-masing sekolah untuk ditindaklanjuti,” tambahnya.

Pihak sekolah diketahui, sudah membuka portal pengaduan bagi orang tua wali siswa untuk memberikan sanggahan atau dokumen pendukung.

Calon siswa yang terbukti menggunakan dokumen palsu dianjurkan untuk mundur atau dikenakan sanksi pidana penipuan.(JOS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top