Panggung

Pajero Indonesia One Kunjungi Pahawang, Siap Dukung Promosi Pariwisata Nusantara

Komunitas Pajero Indonesia One/PIOne dipimpin ketum R Wahyu saat tur wisata PIOne Chapter Batavia Jakarta, dan PIOne Chapter Krakatau Lampung, Pulau Pahawang Pesawaran, 22 Februari 2020. | PIOne

BANDAR LAMPUNG — Komunitas pengguna- pecinta otomotif kendaraan roda empat/R4 merek Mitsubishi Pajero berbagai jenis yang tergabung Pajero Indonesia One atau biasa disebut PIOne, menyatakan kesiapan untuk turut berperan aktif dalam mengeksplorasi dan mempromosikan kekayaan destinasi wisata Bumi Ruwa Jurai Lampung.

Sebagai komunitas berjejaring nasional sejak didirikan pada 2013 silam, PIOne terus berupaya mewujudkan misinya mempererat tali silahturahmi anggotanya –para empunya kendaraan Mitsubishi Pajero semua jenis, dan juga eksplorasi wisata Nusantara.

Kepala Bidang Hubungan Antar Chapter PIOne Chapter Krakatau Lampung, I Gede Budi Artana, mendampingi ketuanya, Sugiri, menyampaikan itu dalam keterangan tertulis di Bandarlampung, Selasa (25/2/2020).

I Gede Budi Artana menjelaskan, kekayaan alam Lampung antara lain memiliki potensi wisata pantai yang bagus, menjadi peluang untuk dikunjungi para pelancong termasuk wisatawan Nusantara, termasuk didalamnya anggota komunitas berjuluk Piwaners ini.

Baca Juga:  Laporan Khusus Edisi HPN: Selamat Hari Pers Nasional 2019 (5)

“Oleh karena itu, PIOne Chapter Krakatau Lampung terus melakukan eksplorasi wisata Lampung dan terus mengekspose ke para Piwaners Nusantara melalui media sosial, atau obrolan grup aplikasi pesan privat,” ujar pria berdarah Bali pengusaha rangka baja ini, yang acap disapa Bliged oleh sejawatnya.

Alhasil, upaya itu kini mulai berbuah hadirnya rangkaian-rangkaian tur jelajah wisata Pajero menuju ke sejumlah daerah tujuan wisata di Lampung dari berbagai wilayah (chapter) baik dari Sumatra maupun Pulau Jawa.

“Bulan Februari 2020 ini, dua rangkaian tur datang dari Jawa. Pertama, dari Chapter Depora Depok, Jawa Barat, dengan kekuatan 15 mobil Pajero dipimpin ketua Yugi dengan didampingi 15 mobil Pajero dari Lampung berwisata ke Pulau Pahawang, Pesawaran, tanggal 8 Februari,” paparnya.

Lalu, rangkaian tur kedua 22 Februari 2020 dari Chapter Batavia Jakarta, berkekuatan 38 mobil Pajero dikomandoi ketuanya Iskandar, didampingi 25 Pajero Lampung, melancong ke tempat yang sama.

Baca Juga:  Bus Damri Dari Lampung ke Palembang Dilempari Batu  

“Rombongan Chapter Batavia Jakarta juga diikuti pengurus nasional, dipimpin langsung  Ketua Umum Pajero Indonesia One R Wahyu,”  sambung Bliged, yang juga bertindak selaku Race Captain dari dua tangkai tur komunitas pengampu dua moto “My Club My Family” dan “Sejalan Terdepan” itu.

Dikonfirmasi ulang, Selasa malam, lebih jauh I Gede Budi Artana menandaskan, selama tur tidak ada dari pihak pemerintah daerah yang menyambut mereka. Ditanya alasannya, ia mengaku lebih dikarenakan telah langsung dikawal oleh jejaring Piwaners Lampung.

Meski demikian ia mengungkapkan pihaknya berharap untuk bisa berkoordinasi dengan pemerintah daerah baik Pemprov Lampung juga kabupaten/kota, agar ke depan dapat berperan lebih giat dan terarah melajukan promosi destinasi, mendukung peningkatan kunjungan turis dan mendatangkan PAD, serta ikut memajukan industri pariwisata Lampung, surga wisata ujung Sumatra ini.

“Sebenarnya kami ingin koordinasi dengan pemda, karena ini salah satu promosi wisata Lampung. Kami sebagai komunitas otomotif berharap ada sinergi dengan Pemprov Lampung untuk terus mempromosikan ini, pariwisata Lampung. Kan salah satu misi kami adalah eksplor pariwisata Nusantara, dan memajukan pariwisata daerah Lampung khususnya,” pungkas I Gede Budi Artana.

Baca Juga:  Selamat Hari Pers Nasional 2019 (4), Syarief: Pilih Isu Secara Obyektif

Terpisah, harapan itu juga diamini oleh penasihat Pajero One Indonesia Chapter Krakatau Lampung, Ary Meizari Alfian, saat dikonfirmasi Rabu (26/2/2020) pagi.

Pengingat, selain promosi pariwisata, PIOne pun aktif menggalang donasi kemanusiaan bagi fakir miskin, yatim piatu, dan penyintas bencana. Seperti yang turut ditunjukkan, sesaat usai tragedi bencana gempa bumi dan tsunami pascaerupsi Gunung Anak Krakatau Selat Sunda, Desember 2018.(LS/Muzzamil)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top