Daerah

Paguyuban Muda Ganesha Hijaukan 10 Kecamatan di Purworejo

Alumni SMA Negeri 1 Purworejo yang tergabung dalam Paguyuban Muda Ganesha (MG) melakukan upaya konservasi alam/MAS

PURWOREJO – Alumni SMA Negeri 1 Purworejo yang tergabung dalam Paguyuban Muda Ganesha (MG) melakukan upaya konservasi alam berupa tanam pohon di 10 kecamatan Kabupaten Purworejo.

Ketua Umum Muda Ganesha (MG) Dwi Wahyu Atmaji mengungkapkan bahwa penghijauan sangat perlu dilakukan mengingat Purworejo merupakan daerah subur yang menyimpan berbagai potensi bencana alam, seperti banjir, longsor, tanah bergerak (subsidence), kekeringan, abrasi dan  tsunami.

Bahkan, berdasarkan Indeks Risiko Bencana Indonesia terbaru, Kabupaten Purworejo menempati urutan ke-4 nasional dan rangking pertama di tingkat Jawa Tengah, dengan kelas risiko tinggi.

“Tanam pohon ini merupakan kontribusi dari MG untuk mengurangi bencana. Di samping untuk pariwisata, karena Purworejo ini akan menjadi kota wisata sehingga lokasi-lokasi wisata alam harus dipelihara dan jangan sampai rusak,” ungkapnya, Sabtu (29/2).

Baca Juga:  Rasad Margani Ketuai Katar Desa Babulang

Aksi kepedulian itu dilakukan menyikapi tingginya risiko bencana di Kabupaten Purworejo sekaligus untuk mengisi Reuni Akbar (RA) MG Tahun 2020 Reuni Akbar (RA) 2020 MG yang rangkaiannya akan berlangsung hingga bulan Agustus 2020.

Penanaman pohon diawali di kawasan wisata Curug Siklotok Desa Kaligono Kecamatan Kaligesing, Sabtu (29/2). Hadir dan turut melakukan penanaman simbolik antara lain Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM bersama jajaran Forkopimda, Ketua Umum MG yang juga Sekretaris Menpan RB Dwi Wahyu Atmaji MPA, Ketua I RA MG 2020 Budi Susilo dan Ketua II Marsekal Pertama Paminto Bambang Pamungkas, para kepala OPD terkait, serta Forkopimcam Kaligesing.

Aksi penanaman juga diikuti ratusan anggota MG lintas angkatan bersama siswa SMAN 1 dan warga sekitar.

Baca Juga:  Puisi Jodhi untuk Lampung Barat

Koordinator kegiatan bakti sosial penghijauan yang juga Direktur PDAM Tirta Perwitasari Purworejo, Hermawan Wahyu Utomo (MG 90), menyebut ada sekitar 20.000 bibit pohon yang disiapkan oleh MG bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) serta Kementerian Pertanian.

Penanamannya tersebar sejumlah titik dan dibagikan kepada kelompok-kelompok tani di 10 kecamatan.

“Hari ini kita awali rangkaian penghijauan di Curug Siklotok sekaligus sebagai bentuk kepedulian kita terhadap objek wisata. Kemudian besok pagi penanaman kita lanjutkan di kawasan Gagak Handakan Kecamatan Loano,” sebutnya.

Bibit pohon yang ditanam merupakan pengikat tanah, seperti Jati dan Gayam, sehingga dapat maksimal untuk konservasi. Selain itu juga bibit-bibit pohon penghasil buah, seperti jambu, durian, dan mangga.

Baca Juga:  Aksi Damai, Kabama Apresiasi Kinerja Polres Waykanan

“Ada sekitar 10 jenis pohon. Harapannya selain menjaga kelestarian alam dan tata kelola air, pohon-pohon baru ini bisa berbuah sehingga bermanfaat bagi masyarakat,” imbuhnya.(Mahestya Andi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top