Daerah

PA GMNI Bukan Hanya Nostalgia Aktivis Semata

Konferensi cabang Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Eks-Karesidenan Kedu/MAS

Suluh.co – Konferensi cabang Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Eks-Karesidenan Kedu yang meliputi Purworejo, Kebumen, Magelang, Wonosobo, Temanggung, kembali sulut para pejuang pemikir, pemikir pejuang.

Harjanto Ketua DPD PA GMNI Jawa tengah menyampaikan, gerakan ini tidak hanya nostalgia tapi juga harus memunculkan trobosan politik sosial dan ekonomi budaya untuk menyejahterakan masyarakat.

“Di era kemajuan zaman yang terang-terangan menunjuk perpecahan intoleransi, GMNI harus hadir dengan kader-kader yang NKRI Pancasilais, bersifat intelektual, independen dan terbuka dengan saling menghormati,” ungkapnya, di Joglo Tanjung Magelang, Sabtu (13/3).

Marhenisme adalah setiap orang yang berjuang bersama dan membela nasib kaum marhaen serta mengangkat derajat dan martabatnya dari kondisi miskin, melarat menjadi makmur dan sejahtera lahir dan batin, bebas merdeka, berdaulat dan menjadi tuan di negeri sendiri.

Baca Juga:  UM Purworejo Sabet Juara 1 Esai Nasional

Luhur Pambudi Ketua Persatuan Alumni GMNI Kabupaten Purworejo, menyampaikan, semangat nguri-uri paham Kebangsaan yang bersemayam di dalam dada para Sahabat.

“Yang diperlukan hanya dua yakni kecerdasan mentransformasikan menjadi program gerakan dan keteraturan sikap yang diwujudkan dalam komitmen laku kebangsaan,” ungkapnya.

Pihaknya mengajak, GMNI maupun PA GMNI terus bergerak dalam tataran konsep dan gerakan agar paham kebangsaan tidak berhenti pada jargon belaka.

 

Reporter : Mahestya Andi

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top