Iklan
Modus

Ormas LMP Serahkan Berkas Dugaan Kecurangan Sekda Lampung Timur ke Kejari

Kejari Lampug Timur terima berkas laporan dari ormas Laskar Merah Putih Lampung Timur/LS

SUKADANA – Setelah menggelar aksi demo di depan Kantor Bupati Lampung Timur, yang dilakukan belum lama ini terkait dugaan penyalahgunaan anggaran. Kali ini Laskar Merah Putih (LMP) cabang Lampung Timur melakukan audensi dan menyerahkan berkas laporan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamtim, Senin (28/1).

Kedatangan LMP tersebut Lansung diterima oleh Kajari Lamtim Syahrir Harahap,SH,MH didampingi Kasi Intel Kajari Lamtim Renaldo Sianturi SH, MH.

Dalam kesempatan tersebut Ketua LMP Cabang Kabupaten Lampung Timur, Amir Faisol, menyampaikan, bahwa kedatangan LMP ke Kejaksaan selain untuk silaturahim, pihaknya juga akan menyampaikan beberapa hal pengaduan kepada Kejari Lamtim.

“Laporan yang kami sampaikan kali ini ada beberapa dugaan permasalahan yang ada di pemerintah kabupaten Lamtim,” ujarnya.

Salah satu permasalahan soal laporan hasil pemeriksaan BPK perwakilan Lampung, dimana terdapat temuan terkait pembayaran insentif dari pemungutan pajak dan retribusi daerah kepada Sekda Lampung Timur.

Baca Juga:  Polda Lampung Menangkan Perkara Kasus Pidana Suherman

Sesuai dengan hasil laporan tersebut, diketahui ada temuan terkait insentif pemungutan pajak dan retribusi daerah tahun 2017 sebesar Rp76.775.017,00.

Selain itu, Sekda juga menerima tambahan penghasilan PNS yang pembayarannya didasarkan pada perbup nomor 4 tahun 2017 tanggal 1 Februari 2017 tentang penambahan penghasilan kepada pengelola keuangan daerah kabupaten lampung timur sebesar Rp25.000.000/bulan.

“Pembayaran insentif pemungutan pajak dan retribusi daerah kepada sekda tersebut tidak tepat karena sekda telah menerima tambahan penghasilan setiap bulan. Dan bahkan temuan BPK tersebut sampai saat ini belum dikembalikan,” ungkapnya.

Selanjutnya pada tahun 2017 pemerintah daerah kabupaten Lampung Timur membuat rincian laporan pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan -LO, diketahui bahwa pemda Lamtim menyatakan adanya pendapatan deviden bank syariah -LO sebesar Rp740.061.738.96.

Sedangkan diketahui bahwa Bank Syariah Lampung Timur yang beralamatkan di Way Jepara sudah tidak beroprasi lagi dan kantornya sudah lama tutup.

Baca Juga:  Keluarga Minta Tolong Jokowi & Ridho Selesaikan Kasus Yogi Andika

“Dengan demikian kami menduga adanya pembohongan publik yang dilakukan pemda Lampung Timur tahun 2017. Karena pada tahun 2016 pemerintah daerah Lampung Timur tidak menyertakan laporan penerimaan pendapatan deviden bank syariah-LO.

“Maka dalam hal ini kami dari LMP Lamtim berharap dapat mengungkap terkait beberapa permasalahan yang kami sampaikan tersebut,” jelasnya.

Sementara Kajari Lamtim Syahrir Harahap menyampaikan ucapan terima kasih atas kedatangan LMP Lamtim ke Kejaksaan Lamtim. Kemudian terkait laporan yang disampaikan akan di terima dan pelajari.

“Kami meminta waktu untuk segera mendalami laporan yang dibawa oleh Ormas Laskar Merah Putih Cabang Lampung Timur beberapa hari kedepan. Yang jelas laporan ini secara resmi saya terima, dan saya meminta waktu 30 hari guna mendalaminya, dan setelah itu silahkan rekan rekan datang kembali kemari untuk kordinasi terkait hasil kajian dan perkembangannya,”ujarnya.

Baca Juga:  Puluhan Warga Eks Pasar Griya Menuntut Hak di Kantor Pengadilan Negeri Tanjung Karang

Sebelumnya, Ormas Laskar Merah Putih (LMP) Markas cabang (Macab) Lampung Timur, menggelar orasi untuk menuntut Sekertaris Daerah ((Sekda) Lamtim mundur dari jabatannya, orasi berlangsung di halaman kantor Bupati Lampung Timur, Rabu (23/1).

Ketua Ormas LMP Macab Lamtim Amir Faisol mengatakan bahwa kegiatan orasi ini dilakukan lantaran Sekda Lamtim di anggap tidak dapat menjunjung tinggi kejujuran , keikhlasan , dan akuntabel dalam bekerja.(RA)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top