Pendidikan

Ombudsman Lampung Awasi Pelaksanaan UN 2019

Sejumlah murid mengikuti Ujian Nasional/Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Lampung akan lakukan pengawasan tehadap penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) Tahun 2019.

Pengawasan tersebut dalam rangka memastikan apakah pelaksanaan UN berjalan sesuai dengan Prosedur Standar Operasional (POS) UN yang telah ditentukan agar tidak terjadi Maladministrasi.

Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Lampung, Nur Rakhman Yusuf dalam rilis mengatakan, Minggu (24/3), mengatakan, meskipun UN saat ini tidak lagi menjadi penentu kelulusan peserta didik, akan tetapi ketentuan dan prosedur dalam pelaksanaannya harus tetap dipastikan berjalan dengan baik.

Menurutnya, berdasarkan hasil temuan pengawasan UN tahun lalu, pihaknya masih banyak menemukan pelanggaran baik yg dilakukan oleh pengawas, proktor, maupun peserta didik sendiri pada tingkatan SMP/sederajat dan SMA/sederajat.

Baca Juga:  Lampung Raih Pakarti Utama 1

“Pengawas yang membawa alat komunikasi ke dalam ruang ujian itu masih banyak kami temukan. Jumlah pengawas yang seharusnya mengawasi setiap 20 peserta ujian, akan tetapi masih ada 1 pengawas mengawasi lebih dari 20 peserta ujian, adanya pengawas ruang ujian yg berasal dari sekolah yg sama dengan peserta ujian (tidak pengawas silang), adanya pengawas yang merupakan guru mata pelajaran yg diujikan,” jelasnya.

Hal tersebut menurut Nur Rakhman berpotensi akan adanya kecurangan dalam pelaksanaan ujian.

Nur Rakhman mengatakan, pengawasan UN yang dilakukan Ombudsman tahun ini tidak hanya dilakukan pada SMP/sederajat, SMA/sederajat akan tetapi juga kepada Sekolah Luar Biasa (SLB) dsn program kesetaraan Paket B dan paket C.

Baca Juga:  Tak Ada Kejelasan, AMPPI Tuntut Akreditasi Prodi Psikologi Islam UIN Raden Intan

Menurutnya, terkait pengawasan yang akan dilakukan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Pendidikan dan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung.

“Sudah kami koordinasikan, mereka (Disdik dan Kanwil Kemenag) juga siap menerapkan masukan masukan Ombudsman berdasarkan hasil temuan tahun 2018,” tuturnya.

Sementara, Penanggung Jawab Pengawasan UN 2019 Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Lampung, Singgih Samsuri mengatakan, Ombudsman juga membuka Posko pengaduan apabila masyarakat menemukan kecurangan dalam pelaksanaan UN.

Masyarakat bisa Lapor ke Ombudsman dengan datang langsung ke Kantor Ombudsman RI perwakilan lampung di Jl. Way semangka No 16A, Pahoman, Bandar Lampung atau melalui email : lampung@ombudsman.go.id dan No Hp: 081373899900.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top