Bandar Lampung

Ombudsman Beri Waktu 14 Hari Bagi Pemprov Lampung Untuk Evaluasi Pelayanan Abdul Moeloek

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Lampung, Nur Rakhman Yusuf, saat menggelar jumpa pers/Suluh/JOS

BANDAR LAMPUNG – OMBUDSMAN RI Perwakilan Lampung meminta Pemerintah Provinsi untuk melakukan evaluasi internal terhadap layanan publik di RSUD Abdul Moeloek.

Permintaan tersebut disampaikan terkait meninggalnya salah satu pasien BPJS Kelas 3 asal Lampung Selatan.

Muhammad Rezki Mediansori (21) warga Desa Palas Pasemah Kecamatan Palas, meninggal dunia pada Senin (10/2/2020) kemarin, karena mengidap penyakit DBD.

“Terkait dengan permasalahan itu, kami sudah langsung berkoordinasi dengan Wakil Gubernur Lampung dan Direktur RSUDAM. Kami meminta penjelasan terkait dengan permasalahan layanan publik yang terjadi dalam beberapa hari terakhir,” kata Kepala Ombudsman RI Perwakilan Lampung Nur Rakhman Yusuf dalam konferensi pers di kantornya, Selasa (11/2) sore.

Baca Juga:  Penerimaan PPDB SMA di Provinsi Lampung Cacat Hukum

Mantan Ketua Panwaslu Bandar Lampung ini menyayangkan pernyataan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang mneyebutkan akan memberikan sanksi apabila ditemukan pelanggaran dalam pemberian layanan RSUDAM.

Ombudsman menilai penekanan permasalahan bukan pada sanksi tapi diperlukan komitmen perbaikan layanan publik.

“Ini sudah yang kesekian kali. Dan beberapa kejadian di pelayanan RSUDAM menjadi perhatian publik. Sehingga ini harus menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Lampung,” ujarnya.

Selaku pengawas eksternal, Ombudsman meminta Gubernur Lampung untuk melakukan evaluasi secara internal secara komprehensif terhadap layanan publik di RSUD Abdul Moeloek.

“Kita memberikan waktu dalam 14 hari ke depan untuk Gubernur Lampung dapat menyampaikan hasil dari evaluasi internal tersebut,” tutupnya.

Baca Juga:  HUT Lampung ke-54 Awal Percepatan Pembangunan

Sebelumnya pihak RSUD Abdul Moeloek membantah telah menelantarkan pasien BPJS.

“Tidak ada pasien yang ditelantarkan, kami kerja sudah sesuai SOP,” kata Direktur Pelayanan RSUD Abdul Moeloek, dr Pad Dilangga.

Pad Dilangga menuturkan pasien meninggal saat dipindahkan dari IGD ke Ruang Nuri. Sebelumnya almarhumah dititipkan di Ruang Bougenville sesuai layanan kelas BPJS almarhum.

“Karena pasien dalam kondisi kritis, dipindahkan ke ruang sakit dalam Ruang Nuri, tapi baru akan memasuki ruangan, pasien meninggal,” ujarnya.

Muhammad Rezki Mediansori merupakan pasien rujukan dari RSUD Bob Bazar Lampung Selatan yang didiagnosa DBD, hepatitis, dan diare.(JOS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top