Modus

Nyabu, Mantan Pegawai Rupbasan Dibui 10 Bulan

Sidang lanjutan perkara narkotika, yang melibatkan seorang oknum pegawai Kemenkumham Kantor Wilayah Lampung, yang berdinas di Rupbasan Way Huwi, Bandar Lampung/Suluh/TIN

BANDAR LAMPUNG – Pengadilan Negeri Tanjung Karang, menggelar sidang lanjutan perkara narkotika, yang melibatkan seorang oknum pegawai Kemenkumham Kantor Wilayah Lampung, yang berdinas di Rupbasan Way Huwi, Bandar Lampung, kemarin.

Dalam sidang yang beragendakan pembacaan putusan hakim kali ini, terdakwa BW mendapatkan putusan untuk menjalani hukuman pidana penjara selama 10 bulan.

Sementara terdakwa lainnya yaitu, AS dipenjarakan selama 5 tahun 6 bulan dan RW mendapat putusan hukuman penjara selama 6 tahun dengan denda yang berbeda yaitu Rp1 miliar untuk terdakwa AS dan Rp800 juta terhadap RW, dengan subsidair denda penjara selama 4 bulan serta 6 bulan.

Baca Juga:  Meski Membantah, Polisi Tetap Lanjutkan Tuduhan Penipuan oleh Fajrun Najah Ahmad

Sedangkan terhadap terdakwa F, hakim memutuskan untuk menjalani hukuman pidana penjara selama  4 tahun dan diwajibkan membayar denda sebesar Rp800 jutadengan subsidair denda yaitu hukuman penjara selama 3 bulan.

Diketahui perkara ini sendiri bermula pada September 2019 lalu, saat terdakwa BW memberikan uang kepada terdakwa RW untuk dibelikan satu paket sabu. Selanjutnya terdakwa RW menghubungi terdakwa AS untuk memesan kembali paket sabu tersebut.

Paket pesanan sabu tersebut diantarkan oleh terdakwa F sesuai dengan perintah dari terdakwa AS dan diantarkan kepada terdakwa RW, hingga sampailah barang haram tersebut ke tangan terdakwa BW untuk kemudian dikonsumsi bersama – sama.(TIN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top