Daerah

Nunik Tak Konsisten Membangun Lamtim

Salah satu kondisi jalan milik Pemerintah Kabupaten Lampung Timur/Net

LAMPUNG TIMUR – Puluhan tahun ”ditinggal” pemimpin, warga Rejo Binangun, Raman Utara, Lampung Timur (Lamtim), menilai langkah Chusnunia Chalim atau yang akrab disapa Nunik dalam kancah Pilgub Lampung 2018 sebagai ‘pelarian’.

Bupati perempuan pertama yang sedang berlaga pada Pilgub Lampung tersebut, awalnya dianggap sebagai penerus rencana pembangunan infrastruktur yang terhenti.

“Namun langkahnya tidak membuat kami simpatik. Kami percayakan infrastruktur kami pada beliau. Tapi nyatanya kami kembali ditinggal. Gak berbeda jauh dengan pemimpin sebelumnya. Manis di depan saja,” ujar Siswanto warga Rejo Binangun yang berprofesi sebagai petani buah naga tersebut, Rabu (20/6).

Baca Juga:  Lambar Agendakan Tuan Rumah HUT Pramuka Tingkat Provinsi Tahun 2019

Tak berbeda jauh dengan Sutowo, tokoh Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Lamtim, Sutowo.

“Ya kita lebih pada menghargai lah, biar bagaimana pun dia (Nunik) adalah bupati. Tapi kalau berbicara pembangunan khususnya infrastruktur ya tidak ada apa apanya di Kecamatan Raman Utara ini. Dari Simpang NV masuk, jalannya semakin tak terawat. Mungkin dia sibuk nyalon,” ujarnya.

Sotowo menyesalkan langkah Nunik untuk ikut dalam kancah Pilgub. Mengingat janji politik dulu tidak ada yang terealisasi.

“Kalau sudah maju kan gak bisa mundur. Kalau sudah ada mau yang gak mungkin berhenti. Tapi kami sangat menyayangkan langkahnya. Saya rasa cukuplah dia kembali ke Lampung Timur saja nanti,” ujarnya.(LS/SP)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top