Modus

Nota Dinas Khamamik di Mata Jaksa Ada Unsur Upeti

Terdakwa kasus suap, Bupati non aktif Mesuji, Khamamik/TN/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Perkara suap fee proyek Kabupaten Mesuji, kembali digelar pada Kamis (1/8), dengan menghadirkan saksi meringankan untuk terdakwa Khamamik, Taufik Hidayat dan Wawan Suhendra, di Pengadilan Negeri Tanjung Karang, Bandar Lampung.

Dari fakta persidangan kali ini, jaksa menilai bahwa Khamamik telah menyalahi aturan dengan nota dinasnya.

Para saksi menuturkan, bahwa memang terdapat nota dinas yang diberlakukan oleh Khamamik, untuk pengajuan di setiap pencairan dana dan jika Khamamik telah menandatangani nota dinas tersebut, maka pencairan sudah dapat dilakukan.

Namun, nota dinas yang ditujukan sebagai bentuk pengendalian keuangan oleh Khamamik, dinilai oleh jaksa adalah sebuah penyalahgunaan dan penerapan yang tidak tepat.

Baca Juga:  Jadi Pilihan Lokasi Touring, Komunitas Mercy Ikut Promosikan Wisata Lampung

“Hal tersebut menyalahi aturan dari pemerintah pusat, kami menganggap hanya sebuah akal-akalan Khamamik untuk mendapatkan imbalan, agar nota dinas tersebut segera ia setujui,” kata Jaksa KPK Ariawan.

Sidang lanjutan perkara ini akan kembali digelar pada dua minggu kedepan Kamis (15/8), dengan agenda sidang yaitu pembacaan tuntutan dari jaksa.(TN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top