Modus

Niat Beli Pakaian Baru, Pemuda Jabung kena Dakwa 7 Tahun Kurungan

WD, harus didudukan di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Tanjung Karang, lantaran ulahnya mencuri satu unit kendaraan bermotor yang terparkir di depan toko ban di wilayah Bumi Waras,  Kota Bandar Lampung/TN/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Lantaran terpergok hendak mencuri sebuah sepeda motor, seorang pemuda 25 tahun, warga Jabung, Kabupaten Lampung Timur, disidangkan dan didakwa telah melanggar pasal 363 ayat 1 ke 4 KUHpidana, tentang pencurian dan terancam dihukuman penjara paling lama selama 7 tahun.

WD, harus didudukan di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Tanjung Karang, lantaran ulahnya mencuri satu unit kendaraan bermotor yang terparkir di depan toko ban di wilayah Bumi Waras,  Kota Bandar Lampung pada September 2019 lalu.

Baca Juga:  4 Perusak Bukit Rindingan Dituntut 3 Tahun

Oleh jaksa, pemuda 25 tahun ini didakwa telah melanggar pasal 363 ayat 1 ke 4 KUHpidana, yang mengatur tentang tindak pidana pencurian dan terancam untuk menjalani hukuman pidana penjara paling lama selama 7 tahun, dengan unsur bersekutu.

Perkara ini bermula pada September 2019 lalu, saat terdakwa dan rekannya HM, berencana untuk membeli baju ke Bandar Lampung. Karena perjalanan yang jauh, keduanya pun memutuskan untuk beristirahat di sebuah pom bensin di wilayah Panjang, bandar lampung.

Namun, saat peristirahatan tersebut, keduanya berdiskusi dan pada akhirnya niat berbelanja pakaian itu berubah menjadi sebuah rencana menjalankan aksi pencurian dengan bermodal kunci letter t yang telah disiapkan oleh terdakwa HM.

Baca Juga:  Buruh Harian Cabuli Anak Tiri

Setelah berkeliling, sampai pada sebuah toko ban, keduanya pun melihat satu unit motor yang tengah terparkir di depan toko tersebut.

Dan tak menunggu lama HM pun segera mengambil motor tersebut, sementara WD bertugas mengawasi.

Namun, saat aksi berlangsung, seorang warga melintas dan memergoki keduanya dan saat itu juga motor yang dikendarai warga tersebut ditabrakkan ke terdakwa, hingga keduanya terjatuh dan habis diamuk masa.(TN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top