Modus

Nasib Politisi PAN Wahyu Lesmono Tunggu Putusan Zainudin Hasan

Sidang lanjutan perkara suap fee proyek atas nama terdakwa Zainudin Hasan, kembali digelar di Pengadilan Negeri Tipikor Kelas I A Tanjung Karang, dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dari Politisi PAN Wahyu Lesmono/TN/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Sidang lanjutan perkara suap fee proyek atas nama terdakwa Zainudin Hasan, kembali digelar di Pengadilan Negeri Tipikor Kelas I A Tanjung Karang, dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dan termasuk didalamnya seorang saksi dari DPRD Kota Bandar Lampung, Wahyu Lesmono, di Ruang Bagir Manan, Senin (4/3).

dalam sidang yang dipimpin oleh Hakim Ketua Mien Trisnawati, Wahyu Lesmono, dicecar berbagai pertanyaan, seputar keterkaitannya dengan perkara tersebut yang juga turut menjerat nama Agus BN, Anjar Asmara, dan bupati non aktif Lampung Selatan, Zainudin Hasan.

Baca Juga:  Kejati Lampung Kembali Tangkap Buronan

Dalam keterangannya, Wahyu Lesmono mengaku, bahwa ia membenarkan pernah memberikan sejumlah uang kepada Kadis Dinas PUPR Lampung Selatan, yang saat itu dijabat oleh terdakwa Anjar Asmara, Rp750 juta, sebagai komitmen fee paket pekerjaan sejumlah Rp7,5 miliar.

“Bukan di tahun 2018 saja saya memberikan komitmen fee tersebut, tetapi pernah juga memberikan sejumlah uang kepada Kadis PUPR sebelumnya yaitu Hermansyah Hamidi, sebesar Rp1,4 miliar di tahun 2017 lalu,” ungkap Wahyu.

Jaksa pun menghargai atas kejujuran dan kesediaan Wahyu Lesmono, untuk dapat hadir dalam sidang kali ini.

Namun saat ditanya oleh awak media terkait potensi status tersangka untuk sang politisi Partai PAN tersebut, jaksa menyerahkannya kepada majelis hakim untuk kelanjutan nasib Wahyu Lesmono, sesuai dengan amar putusan nanti.(TN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top