Daerah

Nanang Minta Paguyuban Sound System Mampu Bangun Citra Positif

Plt Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto, membuka acara Parade Sound System yang dilaksanakan di Lapangan Kanada, Dusun Ciptarasa, Desa Baktirasa, Kecamatan Sragi/KMF

SRAGI  – Plt Bupati Lampung Selatan, Nanang Ermanto, membuka acara Parade Sound System yang dilaksanakan di Lapangan Kanada, Dusun Ciptarasa, Desa Baktirasa, Kecamatan Sragi, Selasa (25/2).

Acara yang diselenggarakan oleh Paguyuban Sound System tersebut, diikuti  29 pengusaha sound system dari delapan kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan. Ada juga satu peserta yang berasal dari Jakarta dengan membawa lebel “RDW”.

Hadir juga, Plt Ketua TP PKK Hj. Winarni, anggota DPRD Lampung Selatan Fraksi PDIP Rosdiana, Penjabat Sekretaris Daerah, Thamrin beserta sejumlah pejabat struktural dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan.

Baca Juga:  Anak Anak Pengungsi Tsunami Selat Sunda di Kantor Gubernur Lampung Nyaman dan Terhibur

Dalam kesempatan itu, Nanang Ermanto menyambut baik dan mengapresiasi acara yang digagas oleh Paguyuban Sound System tersebut.

Menurutnya, adanya Paguyuban Sound System merupakan bentuk kebersamaan dalam membangun bisnis alat hiburan yang memang dibutuhkan oleh masyarakat. Khususnya bagi masyarakat yang sedang mengadakan hajat atau kegiatan lainnya.

“Paguyuban ini juga harus mampu mengkoordinir serta membangun image di masyarakat. Keributan yang kerap terjadi pada acara pesta, bukan karena keberadaan orgen atau musik Akan tetapi lebih pada individu atau penonton yang bikin suasana kacau,” tukas Nanang.

Nanang pun menyatakan akan mendukung setiap kegiatan di masyarakat yang mempunyai manfaat dan bersifat positif.

“Selama bersifat positif, kami (Pemkab) pasti akan mendukungnya. Inilah salah satu bentuk bahwa negara hadir ditengah-tengah masyarakat yang membutuhkan,” imbuh Nanang.

Baca Juga:  2 Nelayan Dikejutkan dengan Penemuan Mayat Anonim di Perairan Pulau Sebuku

Sementara itu, ketua pelaksana kegiatan, Junaidi Tanjung melaporkan, selain ajang silaturahmi, acara tersebut dimaksudkan untuk mengedukasi para pelaku usaha sound system agar dapat lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pengguna atau penyewa.

“Salah satu kemeriahan dalam sebuah acara adalah kualitas sound system yang digunakan. Jika sound systemnya jelek, secara otomatis akan mengganggu kenyamanan masyarakat yang mendengar,” katanya.

Lebih lanjut Junaidi Tanjung menjelaskan, paguyuban yang baru didirikan pada 5 Februari 2019 itu telah memikiki anggota sebanyak 104 anggota dari delapan kecamatan di Lampung Selatan.

“Dalam acara ini, ada tiga kriteria yang akan dinilai. Yakni, sound pressure levelatau tekanan suara, clarity atau kejernihan suara serta tampilan sound system itu sendiri,” pungkasnya.(EDI/KMF)

Baca Juga:  Mesuji Jadi Sentra Pengrajin Senpi Rakitan, Polri Sita 137 Pucuk
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top