Modus

Namanya Tersangkut di Kejati Lampung, Gubernur Arinal Djunaidi Kumpulkan Pimpinan Media

Gubernur Arinal Djunaidi bersama para pimpinan media di Provinsi Lampung/LS

BANDAR LAMPUNG – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi diagendakan menggelar pertemuan dengan para pimpinan redaksi media massa di Ruang Rapat Utama Gubernur, Selasa (23/7) siang.

Selain menyampaikan program kerja selama lima tahun kedepan, agenda tersebut juga bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Gubernur Arinal Djunaidi dengan para pimpinan media massa.

Publik menduga, agenda itu juga berkaitan dengan pemberitaan bila Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung masih melanjutkan dugaan kasus penyimpangan APBD Pemprov Lampung tahun 2015 yang disebut-sebut menyeret nama Gubernur Arinal Djunaidi ketika masih menjabat sebagai sekretaris daerah.

Plt. Kepala Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi Lampung, Yudi Hermanto enggan memberikan penjelasan lebih rinci terkait agenda itu. “Ke humas aja ya, saya ingin mendampingi pak gubernur ke BI,” singkat Yudi Hermanto, Selasa (23/7).

Baca Juga:  Nekat Mencuri di Kampung Sendiri, Warga Bakung Ilir Ditangkap Polisi

Diketahui sebelumnya, ramai diberitakan media lokal bila Kejati Lampung terus melakukan pendalaman kasus dugaan korupsi APBD Pemprov Lampung tahun 2015 yang disebut-sebut menyeret nama Arinal Djunaidi ketika masih menjabat sebagai sekretaris daerah Pemprov Lampung.

Kepala Kejati Lampung, Sartono, saat dikonfirmasi awak media, Senin (22/7) mengakui, jika kasus itu masih berjalan dan belum menandatangani Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3).

“Kan saya yang tanda tangan, dan sampai dengan saat ini saya belum menandatangani SP3 kasus itu,“ singkatnya.

Bahkan, LSM Aksi Bela Rakyat (KOBAR) mendesak Kejati Lampung segera memberikan kepastian hukum terkait kasus dugaan penyimpangan dan penyalahgunaan APBD 2015 yang terindikasi telah mengakibatkan kerugian negara diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Baca Juga:  Mahasiswa Blokir Pemprov Lampung

Ketua LSM KOBAR, Kadi Saputra menyesalkan belum adanya langkah konkret dari Korps Adhyaksa dalam melakukan proses hukum terhadap mantan Sekdaprov yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Lampung.

“Harus ada kepastian hukum yang jelas jika memang Arinal diduga terlibat. Ya kejaksaan harus menempuh langkah hukum selanjutnya jangan dibuat menggantung. Sudah berapa tahun laporan itu, namun prosesnya tetap lamban. Bahkan Kajati Sartono mengakui jika belum mengeluarkan SP3,” tegas Kadi, Selasa (23/7).

Kadi menambahkan, pihaknya akan mentoring Kejati Lampung untuk melakukan penyidikan lanjutan terhadap persoalan tersebut bahkan dalam waktu dekat akan melakukan unjuk rasa.

“Kami kumpukan data terlebih dahulu dan mengurus proses izin unjuk rasa, jika memang belum ada SP3 mengapa prosesnya sampai dengan saat ini tidak jelas. Ada apa? Ini kan memicu asumsi negatif publik jika ada indikasi main mata antara aparat hukum dengan yang bermasalah,” singkatnya.(LC/SPT)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top