Modus

Nama Loekman Djoyosoemarto di Persidangan Sibron Azis dan Kardinal Mencuat

Persidangan kasus korupsi proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Mesuji, di Pengadilan Negeri Tipikor Tanjung Karang, Bandar Lampung/Net

BANDAR LAMPUNG – Nama Bupati Lampung Tengah, Loekman Djoyosoemarto, muncul dalam persidangan kasus korupsi proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Mesuji, di Pengadilan Negeri Tipikor Tanjung Karang, Bandar Lampung, Senin (29/4),

Mencuatnya nama adik Jaksa Agung RI Muhammad Prasetyo itu, disebut dalam kasus terdakwa Sibron Azis dan Kardinal, yang melakukan suap ke Bupati non aktif Mesuji Khamami.

Jaksa KPK menghadirkan tiga orang saksi. Mereka adalah Lutfi Mediansyah berstatus sebagai Kepala Seksi Jalan Dinas PUPR Mesuji, Maidarmawan seorang wiraswasta, dan Farikh Basawad supir Bupati Khamami.

Baca Juga:  Tak Satupun Anggota DPRD Bandar Lampung Hadir di Perkara Alih Fungsi Lahan

Jaksa KPK Ariawan bertanya menyoal daftar sejumlah nama kepada Lutfi Mediansyah.

“Ini maksud nama-nama apa? Kenapa ada nama Kejati, Kajari, Wabup Lamteng (yang saat ini menjabat Bupati Lamteng), Polda dan Taufik Lamteng? Ini maksudnya apa?” tanya jaksa.

“Itu nama-nama calon pemenang proyek Pak,” timpal Lutfi Mediansyah.

Muncul pertanyaan dari jaksa, instansi pemerintah mengapa bisa ikut bermain proyek dan masuk sebagai pemenang proyek.

“Saya nggak tahu soal itu, yang mengerjakan proyek perusahaan Pak Sibron Aziz,” ungkap Lutfi.

Dan menurut Lutfi Mediansyah, bahwa paket proyek pekerjaan itu menyasar pengerjaan jalan.

“(Semua) plottingnya dari Bang Wawan (Sekretaris Dinas PU-PR Mesuji). Itu paket proyek khusus jalan,” terangnya.

Baca Juga:  Aliran Dana ke Mantan Pejabat Polda Lampung, Nama AKBP Yoni Mencuat

Lalu jaksa bertanya tentang nama Taufik Lamteng. Jaksa menyinggung apakah nama Taufik berkaitan dengan seorang Bupati. Saat itu, jaksa tak merinci Bupati mana yang dimaksud.

“Itu Taufik Lamteng maksudnya apa? Ada kaitannya dengan Bupati?” kata jaksa.

Kata Lutfi Mediansyah, nama Taufik Lamteng dalam daftar pemenang proyek tidak berkaitan dengan Bupati. Lutfi Mediansyah juga tak merinci Bupati mana yang dimaksud.

“Ya itu, Taufik Pak dari Lamteng. Saya tahu itu orangnya Taufik Pak. Nggak ada hubungannya dengan Bupati,” tegasnya.

Dia mengaku, bahwa selama bekerja tidak melaporkan adanya pelanggaran ke Kepala Dinas PU-PR Mesuji.

“Nggak ada (lapor ke Kadis). Kalau ada apa-apa saya lapor ke Bang Wawan aja Pak,” imbuhnya.(TS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top