Politik

Nama Acong Disebut Berperan Dalam Penyebaran Kampanye Hitam

Kampanye hitan/Ist

BANDAR LAMPUNG – Nama Acong disebut-sebut oleh Isnan Subkhi, dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di Panswas Lampung Timur.

Dalam pengakuannya, Acong berperan sebagai orang yang memerintah Isnan Subkhi bersama dua rekannya menyebar selembaran kampanye hitam (black campaign) paslon nomor urut satu, di Lampung Timur, Senin (7/5) lalu.

“Dari pengakuan Isnan, dia menyebut nama Acong. Diberi imbalan oleh Acong ini untuk menyebar selebaran kampanye hitam (black campaign) di Lampung Timur,” kata Uslih Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Kabupaten Lampung Timur, Selasa (8/5).

Namun sayangnya, lanjut Uslih, Isnan tidak menyebutkan besarnya upah yang dia terima dari Acong, untuk menyebar selembaran berisi kampanye hitam, di Desa Sumber Gede Kecamatan Sekampung, berdekatan dengan kampanye paslon nomor urut 3 Arinal-Nunik.

Baca Juga:  Bawaslu Lampung Dorong Kepolisian Usut Penyebar Video Kampanye Hitam

“Sayangnya dia tidak menyebutkan upah yang diterima dari menyebar selebaran itu. Kita akan dalami siapa Acong ini,” katanya.

Saat ini, ketiga pelaku, baik Isnan maupun kedua rekannya sudah dibebaskan setelah dilakukan pemeriksaan.

Alasan pembebasan karena tidak ada payung hukum panwas untuk menahan ketiganya.

“Iya. Memang tidak ada kewenangan untuk melakukan penahanan. Pelaku diizinkan pulang setelah diklarifikasi,” kata Uslih.

Meskipun demikian, panwas berjanji akan mengusut kejadian ini sampai tuntas. Termasuk memanggil si Acong ini untuk dimintai klarifikasi.

“Kita sudah miliki bukti yang kuat, termasuk identitas Acong ini. Tapi saya tidak bisa beritahu siapa identitas Acong ini,” imbuh Uslih.

Sebelumnya, pada Senin (7/5) Polres Lampung Timur menangkap tangan mantan ketua LMND Isnan Subkhi, bersama kedua rekannya Riandes Priantara dan Framdika Firmanda.

Baca Juga:  Tolak Dukung Arinal Dan Mustafa Di Pilgub, 50 Ribu Kader PBB Siap Menangkan Ridho - Bachtiar

Ketiganya diduga melakukan penyebaran selebaran kampanye hitam (black campaign) dan ujaran kebencian terhadap pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Nomor Urut 1.

Ketiganya ditangkap oleh Polres Lampung Timur di di Pasar Sari Mataram Baru, Lampung Timur.(LS/DD)

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top