Uncategorized

Mustafa Ditahan KPK, Partai Nasdem Tak Tutup Kemungkinan Alihkan Dukungan

Cagub Lampung Mustafa/Ist

JAKARTA – Bupati Lampung Tengah non aktif, Mustafa, ditangkap KPK terkait kasus suap kepada pihak DPRD. Partai NasDem menyerahkan kepada KPU perihal proses pencalonan kadernya itu sebagai cagub Lampung di Pilkada Serentak 2018.

Sekretaris Jenderal Partai NasDem, Jhonny G Plate, mengatakan pihaknya akan mengikuti aturan KPU untuk memutus nasib Mustafa maju di Pilgub Lampung. Dalam aturan KPU, calon kepala daerah masih tetap bisa mengikuti pilkada meski berstatus sebagai tersangka.

“Terkait dengan pencalonan sebagai calon gubernur, maka itu yang berlaku di Partai NasDem akan mengikuti sepenuhnya norma dan ketentuan yang ada di UU Pemilihan Kepala Daerah. Yang menurut aturan itu bahwa isunya terhadap kandidat yang sudah ditetapkan oleh KPU sudah tidak bisa diganti,” kata Jhonny.

Baca Juga:  Persoalan HGU di Lampung Tak Kunjung Usai

Namun Partai NasDem tidak menutup kemungkinan mengalihkan dukungan bila Mustafa harus diganti sesuai aturan KPU.

“Akan tetapi Partai NasDem akan mengikuti secara cepat cermat seluruh proses yang akan dilaksanakan oleh KPU di seluruh daerah, khususnya di daerah Lampung,” ujar Jhonny.

Seperti diketahui, Bupati Lampung Tengah Mustafa yang juga Ketua DPW Partai NasDem ditangkap KPK terkait kasus suap pinjaman APBD. Namun calon petahana yang diusung NasDem ini belum ditetapkan KPK sebagai tersangka.

OTT itu disebut berkaitan dengan persetujuan DPRD atas pinjaman daerah kepada korporasi. Rencananya uang itu digunakan untuk pembangunan proyek infrastruktur yang dikerjakan Dinas PUPR Kabupaten Lampung Tengah.

Total ada 19 orang yang ditangkap KPK dalam OTT tersebut. Di Pilgub Lampung, Mustafa berpasangan dengan Ahmad Jajuli.(DC)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top