Peristiwa

Murid SD Tenggelam di Kolam Segalamider

Anak tenggelam/Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG – Suasana duka masih menyelimuti kediaman Hartono, warga Kelapa Tiga, Tanjungkarang Pusat, Kota Bandar Lampung.

Pasalnya anak kedua dari empat bersaudara pasangan Hartono dan Sutinah bernama Ahmad fauzan (9 tahun), tewas tenggelam usai bermain di sebuah kolam bekas galian bangunan bersama empat orang rekan seusianya, di kawasan Segala Mider, Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung, pada Minggu (15/12) siang.

Korban yang saat itu hendak mandi di dalam kolam yang berkedalaman 3 meter tersebut, tiba tiba tenggelam saat berada di bagian tengah kolam.

Meski ke-empat orang rekannya berupaya meminta pertolongan kepada warga di sekitar lokasi kejadian. Namun, nahas nyawa siswa kelas tiga sekolah dasar tersebut tidak bisa diselamatkan.

Baca Juga:  Orkes Dangdut Keliling Ikut Manfaatkan Teknologi

Hartono, orangtua korban, mengaku, saat itu dirinya sempat mencari putra semata wayangnya tersebut, lantaran tak kunjung pulang kerumah sejak pagi hari.

“Ia hanya berpamitan untuk pergi bemain sepak bola,” kata Hartono.

Namun, malang saat siang hari orangtua korban mendapat kabar jika putranya itu meninggal dunia saat bermain di sebuah kolam bekas galian bangunan bersama ke-empat orang rekan seusianya.

Sementara, menurut Wiyo,  saksi mata di lokasi kejadian, mengatakan, peristiwa tewasnya korban di sebuah kolam berkedalaman 3 meter tersebut, saat korban bersama ke empat orang rekannya sedang mandi di bagian tepi kolam.

“Tiba-tiba korban terpeleset hingga masuk ke bagian tengah kolam, yang saya tahu begitu,” kata Wiyo.

Baca Juga:  Anggaran Pembangunan Gudang Logistik KPU Bandar Lampung Capai 55 Triliun

Meski sempat dibantu oleh warga sekitar lokasi kejadian, namun nahas nyawa korban tidak bisa diselamatkan.

Jasad korban kemudian dibawa warga ke kediamannya untuk disemayamkan di rumah duka. Kasus tewasnya korban kini ditangani oleh pihak Polsek Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung.

Polisi masih melakukan penyelidikan dan mencari tahu sebab pasti kematian bocah berusia sembilan tahun tersebut.(TS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top