Daerah

Mobil Plat Merah Milik Pemkab Lampung Selatan Digunakan Berbuat Mesum

Ist

LAMPUNGSELATAN – Mobil plat merah yang dibeli Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), seyogyanya menggunakan uang rakyat guna mempermudah pekerjaan para pejabat dan pegawai setempat

Namun hal itu berbanding terbalik, jika kendaraan dinas itu menjadi bagian dari fasilitas untuk berbuat mesum.

Diketahui, mobil jenis Daihatsu Terios dengan nopol BE 1032 DZ, warna hitam, terlihat sedang digunakan untuk bermesraan sambil mengemudi di jalan menuju Masjid Agung, tepatnya dekat TK Masjid agung Kalianda, beberapa waktu lalu.

Hal ini di ungkapkan Rio, salah satu warga Kalianda, yang secara tidak sengaja melihat dan menegur kendaraan tersebut saat pengemudi dan penumpang perempuannya bermesraan hingga berpelukan dalam situasi mengemudi.

Pasalnya, kejadian itu diketahui karena kaca film mobil tersebut tidak terlalu gelap, sehingga kondisi di dalam kabin masih terlihat.

Baca Juga:  307 Pejabat Pemkab Lampung Selatan Wajib Lapor Harta Kekayaan

“Saat saya berpapasan dengan mobil tersebut, saya langsung putar balik dan menegur pengemudi tersebut dengan nada tinggi, (Sadar woy, itu mobil dinas), tanpa basa basi, pengemudi tersebut langsung tancap gas dan kabur. Bagaimana tidak saya tegur, mobil dinas yang seharusnya digunakan untuk kepentingan roda pemerintahan justru dipakai bermesra-mesraan dimalam hari sambil mengemudi pula,” sesal Rio, Kamis (8/3).

Dirinya juga sempat bertanya, mengapa tidak ada lagi logo atau stiker yang menandakan mana kendaraan dinas ataupun mana kendaraan pribadi. Perbedaan untuk saat ini hanyalah plat nomor kendaraan. Padahal, menurutnya, dahulu ada stiker logo Pemkab Lamsel disetiap kendaraan dinas.

“Sekarang ini kendaraan dinas gak seperti dulu, jadi mana yang milik pribadi dan milik pemkab, bentuknya sama, hanya warna plat nomor saja yang berbeda. Makanya ASN sesuka mereka menggunakan mobilnya,” tambahnya.

Baca Juga:  Sebut Masyarakat Waykanan Susah Diatur, Akun Facebook Warsito di Polisikan

Terpisah Kabag Perlengkapan Pemkab Lamsel, Delfarizy, saat dikonfirmasi mengakui, bahwa kendaraan dinas dengan nopol tersebut memang milik Pemkab Lamsel, dibagian perlengkapan dan baru beberapa hari diterima dari protokol.

Hal ini dikarenakan kendaran tersebut mengalami kerusakan pada bagian AC, dan diserahkan ke bagian perlengkapan untuk diperbaiki.

“Itu memang ada di kami, diserahkan oleh bagian protokol karena AC-nya rusak,” kilahnya.

Saat ditanya mengenai siapa orang yang membawa kendaraan tersebut pada saat itu, Izy sapaan akrabnya, mengaku, tidak mengetahui. Karena, yang memegang kunci mobil tersebut sedang berobat ke Bandarlampung dan ruangan dalam keadaan terkunci.

“Kalau yang bawa kami juga tidak paham, yang jelas pada saat kejadian, yang memegang kunci tengah berobat ke Bandarlampung. Jadi kami pun tak tahu siapa yang menggunakan kendaraan itu untuk berbuat mesum sambil mengemudi,” sesal dia.(AS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top