Iklan
Ekonomi

Menunggak Pajak, Siap-siap Namanya Terpasang di Pusat Kota Bandar Lampung

Para penunggak Wajib Pajak bakal dipermalukan oleh pemerintah setempat/Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG – DPRD Kota Bandar Lampung, ancam akan mempermalukan para Wajib Pajak (WP), yang hingga saat ini masih menunggak.

Ketua Komisi II DPRD Bandar Lampung Poltak Aritonang, menjelaskan, salah satu cara untuk mempermalukan penunggak yakni dengan cara memasang pengumuman di billboard atau banner yang tunggakan pajaknya tertinggi.

“Kalau kita liat, cukup banyak WP yang menunggak pajak. Bagaimana kalau nama-nama WP itu kita pasang dipusat kota biar masyarakat tahu,” usulnya, Senin (16/7).

Dia menambahkan, hal itu akan dilakukan secara bertahap, karena  untuk sementara hanya lima WP penunggak pajak tertinggi yang akan dipermalukan.

Baca Juga:  Sepi Aspirasi, DPRD Sebut Pemerintah Berhasil Manjakan Masyarakat

Pria akrab disapa Poltak itu menjelaskan, pemasangan itu untuk menerapkan sanksi moral dengan meniru konsep di Jakarta, yang mana WP penunggak pajak dipasang di billboard.

“Pemasangan ini juga dilakukan ditempat strategis atau pusat keramaian, seperti bundaran tugu adipura. Pasti tempat usaha itu malu,” ucapnya.

Tak hanya itu, usulan lain yakni, penempelan stiker yang bertuliskan “tempat usaha ini menunggak pajak” pun bisa dilakukan di tempat.

“Misalkan di tempel di kaca rumah makan yang menunggak pajak,” kata Politisi partai Nasdem ini.

Dengan demikian, diharapkan sanksi moral tersebut bisa membuat efek jera pelaku usaha agar taat membayar pajak.

Sementara, Kepala BPPRD Bandar Lampung, Yanwardi, mengungkapkan, usulan tersebut bagus dilakukan dan bisa diterapkan di Kota Bandar Lampung.

Baca Juga:  Tanaman Ubi Kayu di Lampung Ingin Dijadikan ‘Pohon Surga’

“Kami terima usulan tersebut, menurut saya itu ide yang menarik, untuk membuat jera penunggak pajak,” ujar Yanwardi.

Sebab, kata dia, usaha-usaha yang dilakukan selama ini, memang tidak mampu untuk mengatasi WP yang membandel dalam urusan pajak.

“Ya lebih baik sanksi moral saja dilakukan, karena selama ini juga pihak UPT sudah bosan datang untuk menagih pajak yang menunggak,” tandasnya.(AJ)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top