Pendidikan

Menpora Berikan Kuliah Umum di Universitas Malahayati

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi didampingi Rektor Universitas Malahayati, Muhammad Kadafi, berkunjung ke kampus dengan julukan kampus hijau/Ist

BANDAR LAMPUNG – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi didampingi Rektor Universitas Malahayati, Muhammad Kadafi, berkunjung ke kampus dengan julukan kampus hijau.

Warna seragam, warna cat bangunan, dan area kampus yang dikelilingi pepohonan hijau, agaknya membuat kampus Malahayati layak menyandang julukan tersebut.

Dalam kuliah umumnya, Menpora menyampaikan tentang wajah Kota Lampung yang semakin berubah jadi lebih baik dan Universitas Malahayati memberikan sumbangsih besar akan hal itu.

“Universitas Malahayati sangat layak menjadi tuan rumah PON dan kegiatan-kegiatan internasional,” kata Menpora yang disambut tepuk tangan para peserta kuliah umum.

Baca Juga:  Jangan Jadi Seperti Katak Dalam Tempurung

Sebagai sebuah perguruan tinggi, Universitas Malahayati menempati lahan 84 hektar. Berbagai fasilitas ada di sini. Selain fasilitas pendidikan yang lengkap, juga dilengkapi asrama gratis, sarana olahraga seperti golf, bulutangkis, futsal, hingga kolam renang.

Sarana olahraga itu bahkan tambah lengkap dengan akan dibangunnya sebuah stadion sepakbola.

Adapun Menpora, Imam Nahrawi, berkesempatan meletakkan batu pertama pembangunan stadion yang kelak dinamakan Stadion H Imam Nahrawi itu.

Dengan tersedianya sarana olahraga yang lengkap dan baik, diharapkan akan lahir atlet-atlet elite dari Universitas Malahayati. Hal itu senada dengan harapan Menpora.

“Saya harap banyak lahir atlet-atlet nasional dan internasional dari sini,” ucap Menpora yang diiringi ucapan “amin” oleh para hadirin.

Baca Juga:  3 Siswa Lampung Barat Masuk PTN Melalui Beasiswa Kodekteran

Putra-putri asal Lampung sendiri sudah banyak yang menjadi atlet-atlet kelas dunia yang mengharumkan nama Indonesia.

Pada ajang Olimpiade di Brazil 2016 lalu, Indonesia mengumpulkan 3 medali yang dua di antaranya disumbang oleh Eko Yuli Irawan dan Sri Wahyuni. Keduanya merupakan atlet Indonesia yang turun pada cabang olahraga angkat besi.

Mereka adalah jebolan Padepokan Gajah Lampung binaan Imron Rosadi di Kabupaten Pringsewu yang hingga kini terus mencetak atlet angkat besi yang ditempa dengan keras setiap hari. Tak heran, pemusatan latihan angkat besi berada di wilayah Lampung.

Atas torehan itu, Menpora meminta kepada pihak pengelola universitas agar tidak hanya pendidikan yang dikedepankan, tetapi juga bidang olahraga.

Baca Juga:  Bank Indonesia Tambah Kuota Beasiswa di UIN Bandarlampung

Tak lupa juga Menpora meminta dukungan kepada segenap sivitas akademika Universitas Malahayati untuk menyukseskan Asian Games dan Asian Para Games 2018.

“Sebagai tuan rumah, kita harus menggapai empat sukses atau yang dikenal dengan nama catur sukses; sukses prestasi, sukses penyelenggaraan, sukses administrasi, dan sukses ekonomi,” pungkasnya.(RD)

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top