Panggung

Masyarakat Wajib Jaga Semangat Raden Inten II

Ketua DPD Partai NasDem Lampung Selatan, Wahrul Fauzi Silalahi, saat saat ziarah ke makam pahlawan Lampung di Desa Kuripan, Kecamatan Panengahan/LS

LAMPUNG SELATAN – Ketua DPD Partai NasDem Lampung Selatan, Wahrul Fauzi Silalahi, mengatakan masyarakat wajib mentauladani semangat dan nilai-nilai kepahlawanan yang diwarisi pahlawan Nasional Raden Inten II.

“Keberhasilan bukan dinilai dari apa yang kita mulai, melainkan dari apa yang kita selesaikan,” ungkap Fauzi melafazkan kata-kata pahlawan Raden Inten II, saat ziarah ke makam pahlawan Lampung di Desa Kuripan, Kecamatan Panengahan, Lampung Selatan, kemarin.

Pejuang rakyat ini menyampaikan, rakyat Lampung wajib bangga dan selalu dapat berpikir serta berbuat untuk kemajuan rakyat Lampung sebagaimana yang telah diperjuangkan Raden Inten II.

Baca Juga:  Foto Syur Kader Nasdem Beredar, Wahrul : Ini Belum Terverifikasi  

Dia juga mendoakan, agar Allah SWT menerima persembahan dharma bhakti Raden Inten II,  tidak saja sebagai pengabdian kepada tanah air, bangsa dan Negara, tetapi juga sebagai pengabdian dan ibadah kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Jadikan kami sebagai anak bangsa yang pandai mensyukuri nikmat Allah SWT dan tahu menghargai serta berterima kasih kepada para pahlawan bangsa,” harapnya sembari menadahkan tangan berucap doa.

Pengacara ini juga mengatakan, rakyat Lampung harus menghiasi diri dengan perilaku terpuji dan nilai-nilai pengabdian dan kepahlawanan, serta menjauhkan diri dari sifat dan perilaku yang tercela.

Selain itu, Fauzi turut mengajak seluruh masyarakat untuk membantu, menjaga, serta melestarikan apa yang sudah menjadi cagar atau simbol dari Provinsi Lampung.

Baca Juga:  Cegah Korupsi, KPK Minta Komite Advokasi Daerah Dibuat Struktur

“Radin Inten II ini adalah simbolisasi dari Provinsi Lampung,” jelasnya.

Raden Intan II salah satu tokoh nasional asal lampung yang merupakan keturunan langsung dari Raden Intan Kesuma II. Dia dilahirkan di Desa Kuripan, sekarang sudah berganti nama menjadi Lampung Selatan pada tahun 1834.

Pahlawan Nasional ini merupakan tokoh penting dan dikenal sebagai darah biru yang punya kekerabatan dengan Kerajaan Banten. Seperti Halnya Pejuang Nasional lain, Raden Intan II pun sangat membenci perlakuan kekerasan yang dilakukan Belanda yang pernah menjajah Indonesia selama 3,5 abad lamanya.

Raden Intan II dengan jelas menyatakan bahwa dia tidak suka terhadap pemerintahan Belanda pada saat itu. Dia berusaha dengan segala tenaganya menolak kolonialisme bisa segera dihentikan dari Tanah Air tercinta Khususnya di Lampung. Bahkan dia dapat kepercayaan dari masyarakat sekitarnya hingga didaulat menjadi Ratu Lampung.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top