Politik

Massa Dua Kecamatan Tuntut KPU Lampung Selatan Usut Kasus PPK dan PPS Tidak Netral

Masyarakat Kecamatan Kalianda dan Rajabasa, Lampung Selatan, yang tergabung dalam LSM Pro Rakyat Lampung, saat menggelar aksi di depan kantor KPU setempat/TR/Suluh

LAMPUNG SELATAN – Masyarakat Kecamatan Kalianda dan Rajabasa, Lampung Selatan, yang tergabung dalam LSM Pro Rakyat Lampung, mendesak KPU dan Bawaslu setempat untuk mengusut tuntas kasus caleg DPR-RI nomor urut 2, dapil 1 Lampung, Imer Darius, atas ketidaknetralannya   mengumpulkan pihak penyelenggara pemilu (PPS dan PPK).

“Jika dalam waktu 1 minggu ini tidak segera ditindaklanjuti, maka kami akan melaporkan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Kami yang menunggu anda (KPU) di DKPP atau anda (KPU) yang menunggu kami di DKPP,” tegas Aqrobin, selaku kordinator aksi damai, saat berorasi di depan Kantor KPU Lampung Selatan, Kamis (29/11).

Baca Juga:  Ajakan Mustafa di dalam Gereja Kristen

Aqrobin menyebut, pihak KPU Lamsel, tidak tanggap dan terkesan pembiaran, sebab mereka telah dipanggil oleh KPU Provinsi Lampung, terkait dalam dugaan keterlibatan unsur PPS dan PPK yang mendukung caldg DPR-RI, Imer Darius.

“Artinya KPU buta dan tuli, ada apa KPU Provinsi Lampung turun langsung?. Untuk itu kami minta KPU Lamsel segera proses dugaan pelanggaran tersebut. Jika tidak segera, kami berencana akan menggelar aksi yang lebih besar lagi,” jelasnya.

Sementara itu, menanggapi aksi massa yang menuding KPU terlibat didalamnya, perwakilan KPU Lamsel, Mislamudin, menegaskan bahwa jika ada bukti yang jelas silahkan laporkan ke DKPP.

“Kalo memang ada bukti terus ada saksi silahkan saja laporkan ke DKPP, kita siap aja,” tegasnya.

Baca Juga:  Yusuf Kohar Janji Tindak Tegas ASN Tak Taat Aturan

Dalam persoalan ini, kata dia, tidak bisa langusng memvonis dan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

“Kita tunggu proses klarifikasi dan rekomendasi Bawaslu. Apakah memang terbukti ada pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh PPK dan PPS Rajabasa,” tukas Mislamudin.(TR)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top