Politik

Mappilu Tuntut Bawaslu Usut Pencoretan Baliho Capres

Ketua Mappilu Tulangbawang, Alamsyah/MR

MENGGALA – Ketua Masyarakat dan Pers Pemantau Pemilu (Mappilu) Kabupaten Tulangbawang, dorong Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) segera mengungkap pelaku perusakan banner atau baliho capres dengan tulisan provokatif.

Pasalnya, jika pelaku tidak ditemukan maka tulisan penghinaan tersebut dapat memicu terjadinya konflik antar pendukung maupun masyarakat.

Ketua Mappilu Tulangbawang, Alamsyah, mengatakan dirinya menyayangkan hingga saat ini Bawaslu belum juga menemukan siapa pelaku maupun motif perusakan benner maupun berbagai coretan /tulisan penghinaan terhadap paslon capres nomor urut satu Jokowi-Amin oleh orang tidak dikenal.

Padahal kata Alam, adanya kasus tersebut semestinya Bawaslu harus bertindak cepat dengan mengerahkan semua jajaranya untuk mengetahui menangkap siapa pelakunya.

Baca Juga:  Siang ini, Mahasiswa Lampung Dukung Jokowi Selesaikan HGU SGC

“Siapa dan motif apa kita harus tahu, apalagi tulisan PKI (Partai Komunis Indonesia) merupakan sebuah tulisan yang bisa memprovokasi masyarakat untuk membenci orang yang dimaksud dalam tulisan tersebut, dan bisa saja coretan itu akan membuat kekisruhan menjelang pelaksaan Pemilu,” papar Alamsyah, saat ditemui di Sekretariat Mappilu, Kamis (28/2).

Alam mengaku, jika dirinya mendapatkan informasi perusakan banner, baliho milik Caleg Dedi Afrizal yang menyertai gambar capres Jokowi-Amin, yang ditulis/coret dengan mengunakan cat semprot dengan tulisan PKI.

“Kejadianya di Rawa Jitu Timur dan Selatan, bukan hanya banner, namun beberapa fasilitas umum lainnya menjadi tempat pelaku menulis coretan PKI. Padahal kita berharap pesta demokrasi lima tahunan ini dapat berjalan sukses. Jangan sampai dinodai dengan aksi-aksi yang meresahkan masyarakat,seperti coretan tersebut,” ujarnya.

Baca Juga:  Bawaslu Bandar Lampung Awasi Bahan Kampanye dan Mobil Branding

Untuk itu pihaknya menghimbau, agar masyarakat dapat cerdas memfilterisasi berbagai hasutan atau provokasi dari oknum-oknum yang disinyalir hendak memperkeruh suasana, dengan begitu Pemilu serentak bisa melahirkan calon pemimpin yang berkualitas dan memiliki integritas.

Selain itu, lanjut Alam, pihaknya meminta kepada seluruh lapisan masyarakat agar dapat turut berperan aktif dalam melakukan pengawasan dan pengawalan dalam palaksanaan pemilu serentak 2019.

Jika ada temuan atau indikasi pelanggaran baik yang dilakukan penyelanggara, pengawas maupun peserta pemilu. Masyarakat bisa melaporkan ke pengurus Mapilu tulangbawang  yang berlokasi disekretariat PWI Tulangbawang.(MR)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top