Modus

Mantan Bos Star City Jualan Sabu di Dalam Lapas

Razia narkoba penghuni lapas/Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG – Wiliam Santoso atau yang akrab disapa Yanto, mantan pemilik Karaoke Star City dan Bengkel Bintang Mas. Masih tetap leluasa menjalankan bisnis haramnya dibalik jeruji besi Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas I Rajabasa Bandar Lampung.

Pasalnya, dari tangan dua narapidana yang salah satunya bernama Yanto, petugas lapas berhasil mengamankan 25 paket besar dan 106 paket kecil jenis sabu-sabu pada Senin (25/3) lalu.

Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung, Kombes Pol Shobarmen, mengaku, Yanto dan satu narapidana bernama Kiswat, masih diperiksa oleh penyidik di Ditresnarkoba.

“Kita masih lakukan pengembangan lebih lanjut,” tukas Shobarmen, Minggu (31/3).

Terkait keterlibatan oknum di Lapas Rajabasa, yang menyebabkan ratusan paket sabu bisa masuk ke dalam Lapas, Shobarmen, belum bisa menjelaskan lebih lanjut.

Baca Juga:  Pembangunan Observatorium Lampung Bakal Lebih Canggih dari Bandung

“Kita juga dalami apakah ada kaki tangannya Yanto diluar atau nggak,” tegasnya.

Untuk diketahui, Yanto, ditangkap Anggota Polsek Telukbetung Selatan pada Oktober 2015 silam disebuah kamar kos.

Petugas menyita barang bukti 400 gram lebih sabu, empat butir pil ekstasi dan delapan butir happy five.

Yanto pun kemudian disidang dan dijatuhi hukuman selama tujuh tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang pada 21 Maret 2016 silam.

Vonis tersebut sangat ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang menuntut Yanto selama 13 tahun penjara.(TS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top