Daerah

Mal Pelayanan Publik di Tulangbawang Masih Harus Dibenahi

Tim Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), turunkan tim tinjau kesiapan Mal Pelayanan Publik (MPP)/MR/Suluh

TUlANGBAWANG – Tim Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), turunkan tim tinjau kesiapan Mal Pelayanan Publik (MPP) di wilayah Tulangbawang, Selasa (5/3).

Tim yang dipimpin oleh Asisten Deputi Kemenpan RB, Jefri, serta Kabid Pelayanan Publik Wilayah Lampung Aris dan Supriyati, menjadi penentu layak atau tidaknya MPP menjadi pusat pelayanan di Say Bumi Nenggah Nyappur.

Asisten Deputi Kemenpan RB, Jefri, mengaku, sangat mengapresiasi langkah Pemkab Tulangbawang, untuk menyajikan atau optimalisasi  berbagai  pelayanan terhadap publik.

“MPP merupakan sebuah tempat khusus untuk meberikan berbagai pelayanan-pelayanan pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat,” kata Jefri.

Baca Juga:  Bapenda Tulangbawang Terapkan Simda Bagi Wajib Pajak

Sehingga keberadaan MPP wajib memiliki konsep cepat murah dan nyaman dalam arti masyarakat tidak perlu lama menunggu selesai dan saat menunggu masyarakat akan merasa nyaman.

“Pelayanan juga harus semakin dikembangkan sesuai dengan kemajuan teknologi, dengan menyiapkan website resmi MPP sehingga masyarakat tidak lagi perlu antri saat mendaftar karena pendaftaran bisa melalui online,” harap Jefri

Kata dia, yang terpenting untuk menghindari pungli dalam pelayanan jika ada izin berbayar MPP tidak lagi menerima pembayaran dengan uang tunai.

Dengan begitu keberadaan MPP akan turut mendongkrak ekonomi masyarakat. Sebab jika pelayanan publik baik maka investor akan berduyun-duyun masuk ke Tulangbawang, untuk berinvestasi.

Terkait hasil pantauan kelayakan MPP Tulangbawang, untuk dijadikan tempat pelayanan, Ia mengaku, jika Kemenpan RB mempunyai standardisasi penilaian terhadap MPP.

Baca Juga:  Gapensi Soroti Proses Lelang Proyek di ULP Kota Metro

“Untuk MPP Tulangbawang, masih ada beberapa hal yang harus dibenahi, mulai dari keramah tamahan, fasilitas internet yang kurang memadai serta tata ruang yang tidak pas,” ungkap Jefri.

Kendati demikian, MPP Tulangbawang, termasuk sangat baik dan siap memberikan pelayanan terhadap masyarakat.

Ditempat yang sama, Ketua Pelaksana MPP, Achmad Suharyo, pastikan jika semua kekurangan kebutuhan MPP akan segera dipenuhi dan dibenahi.

“Tidak lain untuk tandardisasi penilaian yang ditentukan oleh Kemenpan RB terhadap MPP terpenuhi. Sehingga tepat pada 14 Maret 2019 geliat pelayanan MPP nyata dirasakan oleh publik,” singkat Achmad.(MR)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top