Pendidikan

Maksimalkan Pendidikan di Era Industri 4.0 UM Purworejo Gelar Seminar Internasional

UM Purworejo Gelar Seminar Internasional/MAS

PURWOREJO – Falkutas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Purworejo, merespon lebih serius bidang pendidikan di era teknologi yang semakin berkembang pesat.

Melalui seminar internasional dengan tema “Challenges and Opportunities of education and technology in industrial” yang digelar pada Sabtu (28/9) di Kampus 3 UM Purworejo, seminar diharapkan mampu memberikan pandangan lebih jauh bagi para peserta untuk merespon kemajuan zaman di bidang pendidikan.

Doktor Suyitno, ketua panitia penyelenggara menyampaikan bahwa, seminar internasional tersebut ialah agenda dua tahun sekali dari  FKIP. Dimana pada tahun 2019 di isi oleh pembicara Ir. Ira Nurhayati Djarot, M.Sc., Ph.D. dari Ristek Dikti Indonesia, Assoc. Prof. Dr. Yusri Kamin dari UTM Malaysia, Dr. Au Thien Wan dari UTB Brunei dan Dr. Mohamed Aidil Subhan dari NIE РSingapore.

Baca Juga:  Pramuka Unila Siap Terakreditasi, Kwarcab Bandar Lampung Adakan Visitasi Gudep

Adapun para peserta seminar dari berbagai negara seperti dari Argentina, Azerbaijan, Equador, Malaysia dan dari Indonesia sendiri. Total peserta 291 yang terdiri 133 pemakalah, mahasiswa profesi dan tamu undangan.

“Untuk menghadapi kemajuan teknologi dan industri 4.0, para pendidik diharapkan untuk terus belajar tentang teknologi terbaru saat ini, dikarenakan setiap wilayah atau negara memiliki karakteristik pendidikan yang berbeda-beda. Dengan begitu berbeda pula cara pengajarannya, disini kita berbagi pengalaman dan juga diskusi untuk menciptakan rumusan sebuah pendidikan yang mampu tepat tujuan dalam dunia kerja teknologi Industri 4.0,” ungkap Suyitno.

Assoc. Prof. Dr. Yusri Kamin dari Universitas Teknologi Malaysia, menyampaikan jika perusahaan atau dunia kerja saat ini membutuhkan para ahli yang tidak sekedar bisa, namun juga mau terus belajar.

Baca Juga:  Syafruddin ; Akhlak Dan Pengetahuan Menjadikan Bangsa Yang Baik

“Oleh sebab itu kampus dan juga para dosen pendidik harus menfasilitasi mahasiswa dengan berbagai kemajuan yang ada. Kita tidak bisa membendung modernisasi dengan berbagai hal baik dan buruknya, bagi keberlangsungan hidup manusia. Namun, ketahui bahwa kita bisa memanfaatkan dengan lebih bijak,” ungkapnya.(MAS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top