Pendidikan

Mahasiswa Unila Telusuri Potensi Wisata Tersembunyi di Tanggamus

Pantai Tirom Awi, Tanggamus/RF

TANGGAMUS – Mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) Periode Satu Universitas Lampung (Unila) yang ditempatkan di Pekon Betung, mengunjungi Wisata Religi di Pantai Tirom Awi, Karang Berak, Pematangsawa, Tanggamus. (21/02/2018)

Kegiatan yang bertujuan mengekspose kekayaan wisata yang ada di pematangsawa ini, juga di ikuti Kepala Pekon Betung, perangkat pekon, dan 14 mahasiswa KKN UNILA.

Kegiatan ini di awali dengan silahturahmi dengan kepala pekon Karang Berak, ziarah di makam Syekh Bala Seribu yang dikeramatkan hingga menikmati pemandangan pantai di Tirom Awi, Tanggamus.

Koordinator Mahasiswa KKN, Riski Firmanto, menjelaskan, banyak potensi wisata di Pematangsawa yang belum banyak dikenal masyarakat luas khususnya Lampung

Baca Juga:  Bandar Lampung Kurang 1.460 Guru SD & SMP

“Di pematangsawa banyak sekali potensi wisata yang indah, seperti pantai yang bersih, terumbu karang, dan pemandangan gunung yang masih sangat hijau. Selain itu ada wisata religi, yaitu makam Syekh Bala Seribu atau Makam Gunung Dalom, pulau-pulau kecil yang indah di daerah Tirom Awi dan banyak daerah tersembunyi yang masih terjaga ke asriannya,” jelasnya.

Makam Syekh Bala Seribu

 

Sementara itu Sahyan, Kepala Pekon Betung Pematangsawa, menuturkan bahwa keramat gunung dalom terdapat karomah bagi yang berziarah

“Menurut kepercayaan penduduk daerah ini di keramatkan, banyak manfaatnya bagi yang berziarah, karena disini letak makam syekh yang terkenal kramatnya,” kata Sahyan.

Untuk diketahui, tidak jauh dari lokasi makam tersebut, ada sebuah tanda yang dibuat pada tahun 1629 M, tanda itu sudah ada sebelum pecahnya Gunung Krakatau.

Baca Juga:  Atasi Konflik Gajah dan Manusia, Pemprov Lampung Bentuk Satgas Khusus

 

Selain itu, di Tirom Awi, selain makam kramat dan pemandangan pantai yang masih asri, juga banyak terdapat lumba-lumba saat sore hari.

Untuk sampai pada lokasi, dari Betung menuju Karang Berak diperkirakan 2 hingga 3 jam menggunakan londeng (kapal nelayan) atau sekitar 2 jam dari Kota Agung sampai lokasi di Tirom Awi, Tanggamus. Dan hanya bisa menggunakan jalur laut, dikarenakan akses jalan darat yang belum tersedia.(RF)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top