Iklan
Politik

Mahasiswa Ultimatum Pilrek Unila

Aksi Gerakan Mahasiswa Kawal Pilrek Unila 2019/JO/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Ratusan mahasiswa Universitas Lampung (Unila), menyampaikan aspirasi terkait pemilihan bakal calon rektor.

Aksi berlangsung di depan pintu Gedung Serba Guna Unila, Jumat (30/8),  saat kelima bakal calon rektor menyampaikan visi misi dan program kerja.

Mahasiswa meminta kelima bakal calon rektor untuk menandatangani sebelas poin pakta integritas dan lima tuntutan atau panca tuntutan, apabila terpilih sebagai Rektor Unila 2019 – 2023.

Kelima tuntutan yang disampaikan menitikberatkan pada proses pemilihan rektor, sementara 11 poin pakta integritas menekankan kewajiban yang harus dijalankan bila terpilih sebagai Rektor Unila.

Salah satu poin dari lima tuntutan yang dibacakan Jenderal Gerakan Mahasiswa Kawal Pilrek Unila 2019, Fajar Agung Pangestu, meminta agar kelima bakal calon rektor bersedia mengundurkan diri apabila terlibat dalam politik transaksional.

Baca Juga:  Ketua AMPG dan Sekretaris DPD Partai Golkar Gagal Paham

“Mahasiswa juga menuntut kelima bakal calon rektor untuk menolak politik transaksional dan bersedia tidak dilantik apabila terlibat di dalamnya,” kata Fajar Agung Pangestu.

Sementara 11 poin pakta integritas menitikberatkan pada perbaikan kualitas di antaranya fasilitas fakultas, layanan umum, transparansi laporan keuangan dan persoalan intervensi terhadap organisasi kemahasiswaan.

Kelima bakal calon rektor Profesor Aom Karomani, Bujang Rahman, Muhammad Kamal, Irwan Sukri Banuwa dan Profesor Satria Bangsawan, bersedia menandatangani panca tuntutan dan pakta integritas.(JO)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top