Peristiwa

Mahasiswa Blokir Pemprov Lampung

Massa aksi yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus, blokir Kantor Gubernur Lampung/JO/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Ratusan mahasiswa menggelar aksi memblokir jalan di depan komplek Perkantoran Gubernur Lampung, Senin (4/11).

Massa aksi yang tergabung dalam kelompok Cipayung Plus, kecewa karena kehadiran mereka ditolak Gubernur Lampung Arinal Djunaidi.

Aksi dorong dorongan berlangsung saat mahasiswa memaksa masuk dan dihadang aparat kepolisian dan Satpol PP.

Kecewa tidak diizinkan masuk, mahasiswa bergerak memblokir jalan dan melakukan aksi bakar ban tepat di gerbang masuk komplek perkantoran gubernuran.

Massa aksi menuntut presiden serius menangani kebakaran hutan dan lahan serta menindak tegas korporasi pelaku pembakaran.

Massa juga menuntut keadilan atas meninggalnya mahasiswa saat demo aksi nasional 22 – 23 September lalu.

Baca Juga:  Cerita Nakhoda Kapal Berkah Samudera Yang Dihantam Ombak Setinggi 5 Meter

Dan menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang mulai diberlakukan tahun depan.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, yang menemui aksi massa ditolak oleh mahasiswa.

Fahrizal Darminto menyampaikan gubernur dan wakil gubernur saat ini sedang dinas luar.

Mahasiswa tidak menerima pernyataan sekda dan tetap menuntut bertemu dengan Arinal Djunaidi dan Chusnunia Chalim atau Nunik.

Aksi massa masih berlangsung hingga pukul 17. 20 sore tadi, aksi ini merupakan yang kali kedua setelah 28 Oktober lalu gagal bertemu Gubernur Arinal Djunaidi.(JO)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top