Modus

Lurah Kampung Sawah Lama Bantah Bebani Warga Hingga 1 Juta Untuk Pengurusan PTSL

Hendra Gunawan, salah satu Pokmas Kampung Sawah Lama/GO/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Lurah Kampung Sawah Lama, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Hendra Hilal, membantah adanya biaya sebesar Rp1 juta yang diwajibkan kepada warga untuk mempermudah proses pembuatan sertifikat tanah gratis pada program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Dia mengaku, pihaknya sama sekali tidak memungut biaya dalam pembuatan sertifikat tanah senilai Rp1 juta kepada masyarakat.

“Enggak ada biaya. Rp100 – Rp200 ribu enggak ada juga,” kata Hendra saat ditemui di kantor Kelurahan Kampung Sawah Lama, Senin (25/3).

Hendra menegaskan, tidak ada pungutan uang sebesar Rp1 juta yang dibebankan kepada warganya untuk memperlancar proses pembuatan sertifikat tanah. Bahkan, dia menyarankan kepada warga yang dimintai uang senilai Rp 1 juta untuk datang menemuinya di kantor Kelurahan.

Baca Juga:  Nama Loekman Djoyosoemarto di Persidangan Sibron Azis dan Kardinal Mencuat

“Siapa warga yang merasa dimintai uang Rp1 juta, suruh ke kantor saja. Saya si enak orangnya. Mau ketemu di mana saja, kapan saja dan dengan siapa saja. Kita ngobrol,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu dari empat Kelompok Masyarakat (Pokmas) Hendra Gunawan membenarkan pernyataan dari Hendra Hilal, bahwa pihaknya tidak memungut biaya kepada warga dalam mengurus sertifikat. Bahkan, katanya dengan adanya program PTSL, warga yang memiliki rumah tidak layak huni mempunyai kesempatan mengajukan bantuan untuk bedah rumah.

“Kita tidak meminta biaya (Pengurusan sertifikat tanah). Malah adanya program PTSL ini sekaligus kesempatan warga yang rumahnya kumuh untuk ajukan bantuan. Nantinya, bantuan itu bentuknya material saja,” katanya.(GO)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top