Modus

LSM di Pesisir Barat Disebut Kecipratan Uang Korupsi

Mantan Kepala Dinas Kesehatan Pesisir Barat/Suluh/TIN

BANDAR LAMPUNG – Seorang mantan Kepala Dinas Kesehatan Pesisir Barat (Pesibar), didakwa telah melakukan korupsi bantuan operasional kesehatan tahun anggaran 2017, yang telah merugikan keuangan negara sebesar Rp300 juta lebih.

BP, mantan pejabar Pemkab Pesibar ini, didakwa telah melakukan tindak pidana korupsi, atas dana bantuan operasional kesehatan untuk 9 puskesmas.

Dalam sidang yang beragendakan pembacaan tuntutan kali ini, jaksa pun meminta hakim agar terdakwa dihukum penjara selama 18 bulan.

“Dan membayar denda sebesar Rp50 juta, dengan subsidair denda yaitu penjara selama 3 bulan. Serta membayar uang pengganti kerugian negara sebanyak Rp387.604.000,” kata Jaksa Bambang Irawan, dalam persidangan, di Pengadilan Negeri Tanjung Karang, Selasa (24/12).

Baca Juga:  Tiga Curanmor Berhasil Dibekuk, Satu Pelaku Dibawah Umur

Oleh jaksa, ia pun dikenakan pasal subsidair yaitu pasal 3 junto pasal 18 UU No 31 tahun 1999, yang telah diubah dengan UU No 20 tahun 2001, tentang perubahan UU No 31 tahun 1999, tentang tindak pidana korupsi.

Dalam dakwaan  pada sidang sebelumnya, pria 60 tahun ini terbukti tidak merealisasikan penuh anggaran yang diperuntukkan untuk operasional kesehatan puskesmas sebanyak 30%,  yang ia gunakan untuk kepentingan pribadi.

Pencairan dana bantuan operasional kesehatan tersebut, sebenarnya telah terlaksana baik dalam dua tahap. Namun, pada saat pencairan di tahap tiga, dana yang diserahkan ke puskesmas hanya mencapai 70%dan sisanya disimpan oleh terdakwa yang sebagian uang tersebut dikatakan olehnya diberikan ke LSM setempat.(TIN)

Baca Juga:  Mahar Rp 18 Miliar ke PKB, Chusnunia Chalim kembali Dipanggil KPK
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top