Ekonomi

Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Merak Capai 24 Persen

GM ASDP Indonesian Ferry Cabang Merak Banten, Solikin/Suluh/EDI

MERAK – PT. ASDP Indonesian Ferry Cabang Merak Banten terus melakukan perbaikan setiap tahunnya. Baik dari infrastruktur maupun fasilitas lainnya.

GM ASDP Indonesian Ferry Cabang Merak Banten, Solikin, menjelaskan bahwa setiap tahunnya telah melaksanakan event dan persiapan demi kenyamanan dan kepuasan para penumpang menjelang Natal dan Tahun Baru.

“Namun demikian, kita selalu mencoba untuk ada perbedaan yang lebih baik lagi dibanding tahun-tahun sebelumnya. selama ini kita sudah melakukan berbagai persiapan mulai dari infrastruktur dan fasilitas-fasilitas untuk pengguna jasanya,” jelas Solikin, Kamis (26/12).

“Kemudian kita juga menyiapkan traffic flow yang lebih efektif dan juga SDM khususnya yang menyentuh langsung ke masyarakat dengan yang lebih memadai. Karena kita selalu ingin memuaskan pengguna jasa,” tambahnya.

Baca Juga:  Kawasan Wisata Sumur Putri Dipadati Wisatawan

Diketahui bahwa dalam kurun waktu 7 hari terakhir terhitung pada (19/12), terjadi lonjakan penumpang sebanyak 24% dan untuk kendaraan sebanyak 19%.

Pihaknya berharap tidak terjadi penumpukan-penumpukan penumpang sesuai dengan tujuan yakni memuaskan pengguna jasa dengan target Zero Komplain.

Untuk penumpang sendiri, pengelola pelabuhan menambahkan loket tiket sebanyak 14, untuk kendaraan roda empat sebanyak 8 unit, dan roda dua 19 unit. Dari penambahan itu, loket tiket penumpang pejalan kaki jadi 20, roda empat 15 dan roda dua 25 unit loket.

“Yang pertama adalah Kita sebagai menyambut jasa, jangan sampai ada yang komplain karena terlalu lama tinggal di pelabuhan. Ada 32 kapal atau armada yang beroperasi setiap harinya dengan adanya penambahan loket-loket tiket,” bebernya.

Baca Juga:  Sambut Tahun Baru, Novotel Lampung Gandeng Penyanyi Andmesh Kamaleng

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, ASDP Indonesian Ferry Cabang Merak Banten juga bekerjasama dengan pihak Bank dengan mengoperasikan 20 unit vending mesin, dengan rincian 13 unit di Terminal Reguler, dan 7 unit di Terminal Eksekutif.

“Ada vending mesin, kita edukasi supaya (penumpang) bisa menggunakan, sehingga bisa mengambil tiket sendiri. Cara menggunakan mesin pembelian tiket secara mandiri itu, calon penumpang harus menyiapkan KTP dan e-money. Kartu identitasnya ditempelkan pada mesin, kemudian terdata identitasnya sebagai bukti manifest penumpang,” tutupnya.(EDI)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top