Daerah

Lomba Mewarnai Meriahkan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Lomba mewarnai, di Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Tulangbawang Barat, dalam rangka peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia/GS

TULANGBAWANG BARAT– Upaya  membangun kesadaran masyarakat dalam pengendalian polusi udara sejak dini, Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Tulangbawang Barat, peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan menggelar lomba mewarnai.

Kegiatan  berlangsung di Sesat Agung, Komplek  Islamik Center, Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah Kabupaten setempat, Rabu (24/7).

Kegiatan tersebut, diikuti peserta yang berasal dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-Kanak (TK) dan Taman Pendidikan Anak-anak (TPA) se-Tubaba dengan tena “Biru Langitku Hijau Bumiku”.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tubaba Amrullah, menjelaskan, tujuan digelarnya acara tersebut, guna menyadarkan masyarakat agar bisa melestarikan serta merawat  lingkungan di sekitarnya.

Baca Juga:  Hari ini, SMP dan MTs di Tulangbawang Barat Serentak Gelar UNBK

“Dengan bersihnya di lingkungan kita, maka sehatlah untuk kita,” kata Amrullah dalam sambutannya.

Masih menurut  mantan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Tubaba  ini, hari lingkungan hidup sedunia jatuh pada tanggal 5 Juni lalu, bertepatan dengan liburnya siswa sekolah, maka baru diperingati hari ini.

“Berhubung saat itu anak-anak sekolah pada libur dan bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri, maka dari itu kita selenggarakan sekarang sekaligus merangkap Pekan Lingkungan Hidup Kehutanan,” ujarnya.

Sementara, dalam sambutannya Bupati Tubaba Umar Ahmad, berharap agar masyarakat Tubaba bisa mengurangi sampah plastik.

“Mulai saat ini kami minta kesadaran masyarakat untuk mengurangi sampah plastik. Misalnya ada hajatan atau acara-acara khusus supaya tidak menggunakan makanan atau minuman yang berwadahkan plastik,” katanya.

Baca Juga:  Dipicu Libur Panjang, Bandara Radin Inten II Diprediksi Bakal Padat

Orang nomor satu di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai ini  juga menegaskan, semua pejabat di lingkup Pemkab setempat, dalam  melakukan perencanaan harus siap dengan pengelolaan.

“Jangan melakukan kegiatan tapi tidak siap untuk merawatnya sehingga sia-sia. Misalnya menanam pohon itu harus dilihat keadaan, jika menanam tidak di musim hujan  atau kemarau harus siap untuk merawatnya, sehingga pohon itu tidak mati,”pungkasnya.(GS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top