Politik

Logo NU Dilarang Untuk Kepentingan Kampanye

Logo NU/Ist

TANGGAMUS – Dalam menyambut pesta demokrasi, yakni Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2018. Banyak pihak berupaya untuk mendapatkan suara sebesar-besarnya dengan memanfaatkan banyak cara. Salah satunya ialah mengklaim ormas keagamaan berpihak ke kontestan-kontestan yang bertarung.

Hal ini yang terjadi kepada Nahdlatul Ulama (NU) karena sebagai salah satu organisasi islam terbesar di Indonesia, logo atau simbolnya kerap dikait-kaitkan dengan kontestan yang bertarung.

Seperti temuan di media sosial yang patut diduga, disalahgunakan oleh salah satu pihak yang bertarung di Pilkada Tanggamus.

Temuan itu berupa logo NU yang telah diedit menyerupai simbol Ibu jari yang menjurus sebagai simbol kampanye salah satu pasangan calon yang bertarung di Pilkada Tanggamus.

Baca Juga:  DKPP Diminta Pecat Ketua Bawaslu Lampung

Mengenai hal tersebut, Rois Suriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tanggamus, KH Marzuki Amin, memberikan penjelasan bahwa menggunakan logo NU dalam berkampanye sangat dilarang.

“Sekarang ini kan tahun politik, saya menginfokan sekaligus memberikan himbauan agar jangan menggunakan logo NU dalam kampanye. Orang NU pasti tahu soal ketentuan ini, terangnya, Minggu (18/3).

Ia menambahkan NU tidak melarang pribadi-pribadi memberikan dukungan, tapi yang harus diingat bahwa Warga NU harus tunduk dan patuh terhadap keputusan rapat gabungan syuriyah dan harian Tandfidziyah yang digelar oleh PBNU pada 6 maret 2018 lalu, yang yang menegaskan posisi NU dalam politik praktis, yang salah satunya melarang Simbol-simbol NU digunakan untuk kepentingan politik praktis.

Baca Juga:  PKS Jaring Calonkada Tanggamus Lewat Sarasehan

Terakhir, Pak kyai yang sudah termasuk sesepuh ini juga menegaskan, cinta terhadap NU itu baik, tapi jangan kotori NU dengan cara melibatkannya ke dalam politik praktis.

Perlu diketahui, bahwa larangan keras dalam penggunaan logo NU ini juga sudah dilakukan oleh Pengurus Wilayah NU Jawa Timur dan Jawa Tengah, pada pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang berasal dari NU.(RS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top