Politik

Lo Ridho – Bachtiar Bantah Pernyataan Arief Poyuono

Ist

BANDARLAMPUNG – Liasion Officer (Lo) Ridho berbhakti jilid II, Abu Hasan mengkritisi pernyataan dari wakil ketua umum DPP Gerindra Arief Poyuono yang menyatakan akan menarik dukungan dari pasangan petahana di pilgub 2018.

” Terlalu dini beliau (Arief) menyimpulkan tentang tidak berjalannya konsolidasi dari partai pengusung dan pendukung,” kata Abu, Senin (5/3).

Saat ini ketua tim pemenangan Ridho – Bachtiar tingkat provinsi sedang melakukan pembahasan strategi taktik dan jadwal kampanye.

“Konsolidasi tim tingkat kabupaten/kota juga sudah berjalan. Jadi alasan beliau itu tidak masuk akal yang bilang Ridho – Bachtiar belum menggerakkan mesin partai,” ungkap anggota tim pemenangan Ridho berbakti jilid II ini.

Baca Juga:  Pengakuan Barlian Mansyur, Arinal Beri Perintah Bagi-bagi Uang

Pertengahan bulan Maret 2018 mendatang, pihaknya akan melakukan kampanye terbatas, rapat umum dan pertemuan tatap muka di 15 kabupaten/kota se-Bumi Ruwa Jurai.

” Ini bukti kalau Ridho – Bachtiar telah menggerakkan mesin partai pengusung dan pendukung,” jelasnya.

Selain itu, pasangan petahana Ridho – Bachtiar tidak pernah membeda-bedakan atau lebih mengedepankan relawan ketimbang mesin partai.

Karena keberadaan relawan ini memang sudah ada dan terus bertambah serta telah banyak membantu dalam melakukan pengawasan untuk membantu kinerja pemenangan.

“Kami meminta seluruh relawan untuk berkomunikasi aktif bersama partai pengusung dan pendukung untuk berjuang bersama -sama memenangkan Ridho – Bachtiar,” ucapnya.

Dilain sisi, Abu sapaan akrab Abu Hasan menilai Arif Poyuono sudah terlalu jauh mengeluarkan pernyataan dengan mengkritisi kinerja Ridho – Bachtiar selama tiga tahun memimpin Lampung.

Baca Juga:  Jadikan Pemilu Lampung Bermartabat

“Gak ada hubungannya Konsolidasi partai dengan hasil kinerja Ridho – Bachtiar. Konsolidasi di kabupaten/kota sampai saat ini sudah berjalan dengan baik,” ucapnya.

Tak hanya itu, pernyataan Arief Poyuono yang meminta DPD partai Gerindra untuk tidak  mendukung Ridho – Bachtiar dengan alasan telah gagal membangun kerjasama dalam pilkada 2018 sama saja mengabaikan instruksi ketua umum Prabowo Subianto.

” Pernyataan ini sangat bertentangan dengan komitmen Prabowo Subianto dan M.Ridho Ficardo agar seluruh jajaran DPD Partai Gerindra Lampung  berjuang memenangkan Ridho – Bachtiar,” ungkapnya (AR)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top