Politik

LMND Lampung Nyatakan Sikap Netral di Pilgub 2018

LMND Lampung/Net

BANDAR LAMPUNG – LMND Lampung tegaskan tidak mendukung Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur manapun pada Pemilukada Lampung 2018.

Menyikapi maraknya pemberitaan Operasi Tangkap Tangan yang dilakukan Polres Lampung Timur terhadap seseorang yang merupakan mantan Ketua Wilayah LMND Lampung yang diduga melakukan kampanye hitam dan bertendensi mendukung salah satu calon di perhelatan Pemilihan Gubernur Lampung 2018.

Dan juga adanya anggapan bahwa LMND Lampung merupakan organisasi yang juga turut terlibat menjalankan praktek kampanye hitam tersebut.

Atas dasar hal tersebut, Pengurus Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EW LMND Lampung) mengeluarkan pernyataan tertulis, untuk memberikan klarifikasi dan meluruskan anggapan-anggapan yang merugikan secara organisasi.

EW LMND Lampung mematuhi dan menjalankan hasil keputusan Kongres VIII LMND di Banten yang salah satunya ialah mengenai poin larangan LMND berpolitik praktis seperti terlibat bersama partai borjuasi, terlibat di Pilkada dan Pilpres dengan mendukung salah satu calon.

Baca Juga:  Alzier Minta Sentra Gakkumdu Tak Main-Main Selesaikan Politik Uang

LMND Lampung memiliki pandangan bahwa di tengah demokrasi liberal saat ini, yang hanya menguntungkan kelas borjuasi (Kaum modal) yang memunculkan para bakal calon gubernur yang notabene dari kalangan pengusaha atau orang-orang populis yang diperuntukkan memenangkan kepentingan kaum modal.

Sehingga dapat dipastikan saat ini tidak ada yang merepresentasikan keberpihakannya terhadap rakyat serta apa yang dikampanyekan hanya sebatas janji manis untuk mendulang suara dan memenangkan kepentingannya.

Oleh karena itu siapapun pemimpin yang lahir dalam proses Pemilukada demikian akan terus menghamba kepada kaum modal sama seperti tahun-tahun sebelumnya.

Karena sejatinya alat politik yang digunakan oleh calon-calon tersebut dilahirkan dan dibesarkan oleh tokoh-tokoh yang bertahun-tahun telah melegalkan penghisapan dan menindas rakyat mayoritas.

Tetapi bukan berarti LMND dan rakyat sudah tidak lagi membutuhkan demokrasi dan pemilu sebagai ajang demokrasi. Justru karena demokrasi yang ada hari ini jauh dari memadai dan membuat rakyat semakin apolitis.

Baca Juga:  Nama Bacalon Wali Kota Bandar Lampung dari PKS Masih Bisa Berubah

Sehingga LMND menegaskan, di tengah kondisi lemahnya gerakan rakyat saat ini dalam memenangkan tuntutan-tuntutan rakyat dalam agenda-agenda pembebasan bukan berarti LMND harus memilih menitipkan apa yang menjadi kepentingan rakyat kepada elit politik borjuasi dengan anggapan mampu menginfiltrasi watak dari elit politik borjuasi tersebut dalam memimpin.

Melainkan harus memperkuat persatuan, memperluas dan perbesar perjuangan seluruh sektor rakyat tertindas dengan cara belajar, bersatu dan berjuang Bersama Rakyat.

Berdasarkan hal tersebut di atas Pengurus EW LMND Lampung menyatakan Sikap:

Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EW LMND Lampung) dibawah kepemimpinan Reynaldo Sitanggang Sebagai Ketua Wilayah dan Fungki Rulita Sari sebagai Sekretaris Wilayah tidak mendukung Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Manapun pada Pemilukada Lampung 2018.

Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EW LMND Lampung) dibawah kepemimpinan Reynaldo Sitanggang Sebagai Ketua Wilayah dan Fungki Rulita Sari sebagai Sekretaris Wilayah tidak Berafiliasi dengan Partai Politik manapun termasuk Partai Rakyat Demokratik (PRD).

Baca Juga:  PSHT Bantah Berikan Dukungan Untuk Cagub Lampung Mustafa

Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EW LMND Lampung) dibawah kepemimpinan Reynaldo Sitanggang Sebagai Ketua Wilayah dan Fungki Rulita Sari sebagai Sekretaris Wilayah menegaskan Tidak terlibat menjalankan praktek kampanye hitam.

Mengecam bagi siapapun pihak yang menggunakan kampanye Hitam, Fitnah atau Hoax dalam berdemokrasi karena merupakan praktek pembodohan secara politik terhadap rakyat.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top